Basuki Sebut Satu Hektar Lahan Perumahan Bisa Serap 600 Tenaga Kerja

Kompas.com - 28/12/2020, 14:44 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Ardiansyah Fadli/Kompas.comMenteri PUPR Basuki Hadimuljono

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut, penerapan program padat karya pada industri properti dapat menyerap banyak tenaga kerja terutama di tengah pandemi Covid-19.

"Jadi betapa pentingnya menggerakkan sektor properti ini. Karena dengan bergeraknya sektor properti maka akan ada banyak lapangan kerja terbuka," kata Basuki dalam diskusi bertajuk 'Mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui sektor perumahan' di Jakarta, Senin (27/12/2020).

Basuki menjelaskan, satu hektar tanah untuk pertanian hanya mampu menyerap tenaga kerja sebanyak dua sampai lima orang.

Baca juga: Dorong Sektor Properti, RTR Disederhanakan Melalui Platform Digital

Sementara dengan luas lahan yang sama untuk pemukiman atau perumahan dapat menyerap tenaga kerja jauh lebih besar, mencapai 600-1.000 orang.

"Kalau di kavling misalnya luas satu rumah itu 200 meter persegi berarti 30 rumah, jadi minimal ada 300 orang lapangan kerja," sambungnya.

Selain itu, Basuki menganggap, industri sektor properti juga dapat memicu pertumbuhan pada industri lain. Setidaknya ada sebanyak 174 subsektor industri yang juga akan tumbuh.

Mulai dari paku, papan, pasir, batu hingga home appliance atau peralatan rumah tangga macam rice cooker, kipas angin, dan kulkas.

Semua industri ini bergerak karena dipicu oleh kegiatan pembangunan di sektor proeprti.

Dengan kata lain, melalui pertumbuhan industri sektor properti dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional yang selama ini terdampak akibat pandemi Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X