Duet WIKA-CNI Percepat Proyek Strategis Nasional Smelter Ferronickel

Kompas.com - 28/11/2020, 20:29 WIB
Ilustrasi konstruksi. RhumbixIlustrasi konstruksi.

Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito menambahkan, pengembangan pabrik di Wolo, Kolaka, Sulawesi Tenggara, ini akan selesai tepat waktu, dengan 36 bulan masa kerja efektif.

"Saya harap proyek ini bisa menjadi titik ungkit kebangkitan industri berbasis mineral di tanah air dan dunia,” ujar Agung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Implementasikan Teknologi Terkini

Berbeda dengan pabrik nikel di Indonesia pada umumnya yang menggunakan electric furnace tipe circular, pabrik ini menggunakan electric furnace tipe rectangular yang memiliki keunggulan.

Baca juga: Sabet Rekor Muri, Forum Engineering WIKA Dihadiri 100.000 Peserta

Pertama, konsumsi energi per ton atau kWh per ton yang lebih efisien karena menggunakan desain electrode yang tercelup slag (submerged).

Kedua, memiliki service life yang lebih lama karena fleksibilitas struktur rectangular yang sangat baik mengatasi masalah ekspansi furnace.

Ketiga, memiliki tingkat recovery Ni yang lebih baik, melalui bagian slag settling yang diperpanjang oleh dimensi rectangular.

Sementara, pada Proyek Pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Kobalt yang menjadi inti pada kerja sama CKI-WIKA, teknologi yang akan digunakan adalah High Pressure Acid Leaching (HPAL).

Teknologi ini terbukti dapat mengolah bijih nikel limonit kadar 1,25% Co and 0,13% Ni menjadi Mixed Hydroxide Precipitate dengan kandungan 40.000 ton Nikel per tahun dan 4.000 ton Kobalt per tahun sebagai bahan baku komponen baterai kendaraan listrik.

Produk sampingan (byproduct) yang bernilai ekonomis dari HPAL plant ini adalah konsentrat Kromium sebesar 158.000 ton per tahun.

Teknologi HPAL mampu memanfaatkan bijih nikel kadar rendah (limonit) untuk diambil mineral berharganya seperti kobalt dan nikel secara ekonomis.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.