Pemenang Tender Sistem Transaksi Tol Berbasis MLFF Diumumkan 5 Januari 2021

Kompas.com - 19/09/2020, 20:36 WIB
Petugas memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (27/5/2020). Petugas memutarbalikkan kendaraan menuju Jakarta yang tidak dilengkapi surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 sesuai Pergub DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020. ANTARA FOTO/FAUZANPetugas memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (27/5/2020). Petugas memutarbalikkan kendaraan menuju Jakarta yang tidak dilengkapi surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 sesuai Pergub DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemenang pelelangan ( tender) Pengusahaan Sistem Transaksi Tol Non-tunai Nir-sentuh Berbasis Multi Lane Free Flow ( MLFF) akan diumumkan pada Selasa, 5 Januari 2021 mendatang.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S Atmawidjaja memastikan hal itu kepada Kompas.com, Sabtu (19/9/2020).

"Minggu depan mulai tahap penerbitan adendum dokumen permintaan proposal, untuk selanjutnya pemasukan dokumen penawaran," terang Endra.

Kemudian tahap berikutnya adalah evaluasi dokumen penawaran sampul I dan sampul II selama periode November hingga 16 Desember 2020.

Pemberian kesempatan kepada pemrakarsa, dalam hal ini Roatex Ltd Zrt, untuk menyamakan penawaran akan digelar selama lima hari yang dimulai tanggal 17 Desember hingga 23 Desember 2020.

Baca juga: Dua Kriteria yang Harus Dipenuhi Peserta Tender MLFF

Periode sanggahan terhadap hasil pelelangan dilaksanakan pada 6-12 Januari 2021 atau enam hari.

Selanjutnya akan diterbitkan surat keputusan pemenang lelang pada 15 Januari 2021 jika tidak ada sanggahan dari para peserta lelang.

Sebelumnya, Hasil Pra-kualifikasi Pelelangan Pengusahaan Sistem Transaksi Tol Non-tunai Nir-sentuh Berbasis MLFF Nomor 11/PB.0301/MLFF/2020 telah ditetapkan pada Rabu, 19 Agustus 2020.

Terdapat empat peserta yang lolos pra-kualifikasi. Mereka adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP)-PT Citra Persada Infrastruktur-PT Delameta Bilano-SkyToll a.s. (Slovakia).

Kemudian konsorsium PT Nusantara Telematics System-PJSC Mostotrest (Rusia)-Service Telematics LLC (Rusia)-Soft Telematics LLC (Rusia), dan Roatex Ltd Zrt asal Hongaria.

Nama terakhir ini ditetapkan sebagai pemrakarsa proyek sejak 31 Oktober 2019 lalu.

Roatex memiliki Hak Menyamakan Penawaran (right to match) proses pra-kualifikasi yang dilaksanakan sepenuhnya secara elektronik (daring).

Tender proyek dengan kebutuhan investasi senilai Rp 2,923 triliun ini untuk trase sepanjang 1.713 kilometer.

Endra menuturkan, keempat peserta lelang tersebut memiliki peluang yang sama besarnya untuk keluar sebagai pemenang. Termasuk JMTO yang murni peserta dalam negeri.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur optimistis akan memenangi tender ini, mengingat perusahaan telah melakukan berbagai upaya pengembangan teknologi yang sudah dikostumasi dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kultur pelanggan lokal.

"Kami terus berupaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik. Bahkan, sekarang saat proses aanwijzing dan pemasukan dokumen pada pertengahan November mendatang," kata Subakti kepada Kompas.com, Sabtu (19/9/2020).

Aanwijzing sendiri merupakan pemberian penjelasan, atau salah satu tahap dalam sebuah tender menyangkut penjelasan mengenai pasal-pasal dalam Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS), Gambar Tender, Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Term of Reference (TOR).

"Ke depan kami terus meningkatkan inovasi dan pengembangan teknologi untuk memperkuat sistem digitalisasi yang sekarang sudah dilaksanakan," tuntas Subakti.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X