Saat Pandemi, Apartemen Rp 25 Miliar di Jakarta Justru Dibeli WNI

Kompas.com - 18/08/2020, 15:08 WIB
Tampilan visual kamar tidur The Residences at The St Regis Jakarta dokumentasi Rajawali Property GroupTampilan visual kamar tidur The Residences at The St Regis Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 tak selamanya merupakan kisah keterpurukan atau keprihatinan. Sebaliknya, ada semangat dan optimisme untuk terus bergerak.

Bahkan, dalam situasi dan kondisi sangat menantang ini, sektor properti segmen kelas atas dan mewah masih menunjukkan pergerakan positif.

Kendati tidak seperti kurun 2012-2015, pergerakan positif ini dipandang sebagai titik balik untuk kemudian bangkit dari keterpurukan.

The Residence at The St Regis Jakarta yang dikembangkan PT Permadani Khatulistiwa Nusantara (PKN), anak usaha Rajawali Group, contohnya.

Apartemen yang dipasarkan dengan harga yang hanya bisa diakses oleh kalangan yang merdeka secara finansial itu terjual enam unit.

Baca juga: The St Regis Residence Jakarta Tutup Atap Bertepatan HUT Kemerdekaan RI

Padahal, unit termurah yang berada di zona bawah atau low zone dibanderol sekitar Rp 65 juta per meter persegi.

Sementara unit-unit di zona tengah atau mid zone dipatok sekitar Rp 67 juta per meter persegi, dan unit-unit di zona atas atau high zone dipasarkan dengan harga Rp 70 juta meter persegi.

Adapun ukuran unit yang ditawarkan mulai dari terkecil 355 meter persegi dan terbesar 373 meter persegi dengan tipikal tiga kamar tidur.

Ini artinya, untuk mendapatkan satu unit apartemen terkecil dengan pemandangan Kota Jakarta, calon konsumen harus merogoh kocek Rp 25 miliar.

Angka lebih tinggi harus Anda bayarkan jika ingin mendapatkan unit terluas di zona atas dengan city view, yakni sekitar Rp 28 miliar-Rp 30 miliar.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X