Jika Sektor Properti Pulih, Perekonomian Nasional Bangkit

Kompas.com - 29/07/2020, 17:50 WIB
Ilustrasi properti www.shutterstock.comIlustrasi properti

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, selama pandemi, Pemerintah telah memberikan berbagai stimulus.

"Pemerintah mendesain apa yang disebut dengan program pemulihan ekonomi nasional," kata Suahasil.

Salah satu manfaat yang bisa dirasakan di sektor perumahan adalah subsidi bunga kepada debitur KPR sampai dengan tipe 70.

Baca juga: Indonesia Peringkat 40 Dunia dalam Transparansi Properti

"Artinya teman-teman yang memiliki KPR 70 seyogyanya nama dan nasabahnya tercatat di OJK. Lalu OJK akan menginformasikan ke Kemenkeu dan akan bekerja sama dengan bank penyalur untuk menghitung besarnya subsidi bunga yang bisa diberikan kepada nasabah," ucap Suahasil.

Sementara khusus di sektor perumahan, Pemerintah juga memberikan tambahan stimulus pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Stimulus tersebut berupa berupa pengalokasian dana untuk Subsidi Selisih Bunga (SSB) dan tetap melaksanakaan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Selain itu, ada pula Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Berbagai upaya ini diharapkan dapat mendongkrak ekonomi nasional serta mengakselerasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

"Saya berharap dengan sektor perumahan meningkat, properti meningkat, konstruksi membaik lalu 170 industri turunan dari properti kemudian bisa menggeliat," kata dia.

 

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X