Hapus Antrean di Kasir, Amazon Kembangkan Troli Pintar

Kompas.com - 18/07/2020, 17:00 WIB
Troli pintar Amazon Dash Cart. forbes.comTroli pintar Amazon Dash Cart.

KOMPAS.com - Perusahaan e-commerce asal Amerika Serikat, Amazon, meluncurkan troli pintar yang diberi nama Amazon Dash Cart.

Troli yang dicat warna hijau dan hitam ini memungkinkan para pelanggan dapat berbelanja tanpa melakukan checkout barang dari kasir.

Amazon Dash Cart secara otomatis dapat mendeteksi barang belanjaan dengan teknologi sensor kamera dan algoritma.

Dengan demikian, Anda tak perlu berusah payah untuk melakukan antrean panjang di kasir yang membutuhkan waktu cukup lama.

Selain itu, teknologi yang dikembangkan Amazon ini memungkinkan Anda untuk menerapkan pembatasan jarak fisik (physical distancing).

Meski begitu, Amazon Dash Cart ini hanya menampung belanjaan kecil atau dalam jumlah yang tidak banyak, sekitar 1 hingga 2 kantong.

Baca juga: Amazon Buka 3 Kantor Baru di Vancouver

Pihak Amazon mengatakan, troli pintar ini akan tersedia di toko Amazon Woodland Hills, California. Namun, belum diketahui secara pasti kapan waktu tepatnya.

Lantas, bagaimana skenario berbelanja menggunakan Amazon Dash Cart ini?

Anda harus memiliki akun Amazon untuk menggunakan troli ini. Setelah itu, pelanggan harus memindai kode QR yang tersedia di aplikasi Amazon.

Troli pintar, Amazon Dash Cart.forbes.com Troli pintar, Amazon Dash Cart.

Masing-masing Amazon Dash Cart dilengkapi dengan kamera yang menggunakan visi komputer untuk mengidentifikasi barang ketika ditempatkan di dalam troli.

Halaman:


Sumber Forbes
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X