Pandemi Mengubah Keinginan Konsumen tentang Rumah

Kompas.com - 11/07/2020, 19:30 WIB
ilustrasi bekerja dari rumah iSTOCK/SHIRONOSOVilustrasi bekerja dari rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak munculnya pandemi Covid-19, terjadi pergeseran perilaku masyarakat.

Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Sulihin Widjaja mengatakan, pandemi juga mampu menggeser keinginan konsumen akan rumah.

"Ada shifting perilaku konsumen yang pasti akan memegaruhi dan menentukan pilihan mereka untuk membeli suatu hunian," kata Sulihin saat diskusi daring bertema A New Concept For A New Normal, Sabtu (11/7/2020).

Sejak imbauan bekerja dan belajar dari rumah terbit, keinginan akan hunian yang mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh anggota keluarga pun mencuat.

Baca juga: Ubah Interior Ruangan Agar Semakin Produktif Selama WFH

Seperti diketahui, selama pandemi mayoritas masyarakat melakukan hampir seluruh aktivitasnya dari rumah.

Hal ini tentu mengubah banyak fungsi hunian, dari yang awalnya tempat beristirahat dan berkumpul bersama keluarga menjadi tempat belajar dan bekerja.

"Pemerintah sendiri melakukan kampanya stay at home dan work from home Itu yang membuat tentang pentingnya rumah dengan kehidupan sehari-hari bagi orang," tutur dia.

Menurut Sulihin, masyarakat kini makin sadar bahwa mereka membutuhkan tempat khusus untuk bekerja.

Ilustrasi bekerja dari rumah atau work from home.Shutterstock Ilustrasi bekerja dari rumah atau work from home.
Ruangan tersebut bukan sekadar tempat untuk melakukan aktivitas yang biasanya dikerjakan di kantor, tapi juga harus mendukung suasana bekerja.

Banyak konsumen yang kini menginginkan adanya ruang khusus yang tak hanya tenang namun juga terkoneksi dengan jaringan internet.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X