Kompas.com - 26/06/2020, 20:55 WIB
Ilustrasi perumahan. Kementerian PUPRIlustrasi perumahan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

PP tersebut diteken pada 20 Mei 2020. Dengan ditandatanganinya PP tersebut, maka Badan Pengelola (BP) Tapera bisa segera beroperasi pada 2021 mendatang.

Hingga saat ini, terdapat dua bank yang siap menjadi mitra BP Tapera. Kedua bank ini adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau Bni dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN.

Senior Vice President Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Hermita mengatakan, BNI siap menjadi mitra Tapera lantaran sudah berpengalaman.

Pengalamaan ini terkait dengan pengelolaan dana Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum) yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kami sangat mendukung program-program yang disampaikan oleh Pemerintah," ucap Hermita dalam konferensi virtual, Jumat (26/6/2020).

Dia melanjutkan, Tapera ini bukan hanya untuk membeli rumah baru, tetapi juga untuk memperbaiki rumah lama.

Peruntukkan ini dinilainya sangat positif, karena ada keleluasaan kepentingan yang dapat dimanfaatkan oleh peserta.

Selain itu, dari sisi perbankan, Tapera dianggap dapat memaksimalkan kepemilikan rumah bagi ASN. Sebab, dari sekian banyak dana yang disiapkan oleh Pemerintah, baru terserap 12 persen.

"Jadi, masih banyak ASN yang belum memiliki rumah dan dan potensial untuk diakomodasi," ucap Hermita.

Oleh karena itu, dia berpendapat, perlu dilakukan sosialisasi antara perbankan dan BP Tapera dengan Pemerintah Daerah (Pemda) agar para ASN yang bekerja di wilayahnya dapat memaksimalkan program ini.

Baca juga: Meski Ada Tapera, Proses Penyediaan Perumahan Tidak Berubah

Hermita mengusulkan Pemerintah memberikan relaksasi aturan untuk kepemilikan rumah agar masyarakat tertarik mengikuti dan memaksinalkan program Tapera.

Sebelumnya, BNI telah bekerja sama dengan 1.700 pengembang di seluruh Indonesia yang membangun hunian untuk ASN.

Senada dengan Hermita, Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Consumer Lending Division PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Suryanti Agustinar juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra BP Tapera.

"Jadi, dalam persiapan BP Tapera kami (BTN) juga tentu akan mendampingi," kata Yanti.

Kesiapan tersebut dibuktikan dengan dukungan data lengkap terkait kondisi perumahan dan penyebarannya di seluruh Indonesia.

Di samping menjadi penyalur dana Tapera, BTN juga dapat menjadi tempat pemupukan dan pengerahan dana tersebut.

"Dengan adanya Tapera, BTN berharap dapat melakukan pemenuhan Program Sejuta Rumah yang selama ini digagas oleh Pemerintah," tuntas Yanti.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Berita
Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Berita
Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Kawasan Terpadu
Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Kawasan Terpadu
Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Berita
Enam Hal yang Wajib Diketahui untuk Membangun Pondasi Rumah

Enam Hal yang Wajib Diketahui untuk Membangun Pondasi Rumah

Konstruksi
Kuartal I Tahun 2021, Program Sejuta Rumah Capai 164.071 Unit

Kuartal I Tahun 2021, Program Sejuta Rumah Capai 164.071 Unit

Perumahan
'Seluruh Bangunan di Kawasan Heritage Harus Mengikuti Regulasi Cagar Budaya'

"Seluruh Bangunan di Kawasan Heritage Harus Mengikuti Regulasi Cagar Budaya"

Kawasan Terpadu
Tips Inspirasi Ruangan Nyaman dari IKEA Kota Baru Parahyangan

Tips Inspirasi Ruangan Nyaman dari IKEA Kota Baru Parahyangan

Tips
BPN Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pusat Pendidikan Pelatihan Propam Polri

BPN Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pusat Pendidikan Pelatihan Propam Polri

Berita
Gandeng Moie, Fairpoint Hadirkan Apartemen Rp 30 Miliar

Gandeng Moie, Fairpoint Hadirkan Apartemen Rp 30 Miliar

Apartemen
1.000 Rumah Tak Layak Huni di Kendal Siap Diperbaiki

1.000 Rumah Tak Layak Huni di Kendal Siap Diperbaiki

Perumahan
Fokus Tangani Covid-19, Waskita Bantah Ada Kenaikan Gaji Karyawan

Fokus Tangani Covid-19, Waskita Bantah Ada Kenaikan Gaji Karyawan

Berita
Gubernur NTT: Konstruksi Bangunan Harus Tahan Gempa dan Bencana

Gubernur NTT: Konstruksi Bangunan Harus Tahan Gempa dan Bencana

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Kecuali Cijago, Tol JORR II Bakal Tersambung Akhir 2021

[POPULER PROPERTI] Kecuali Cijago, Tol JORR II Bakal Tersambung Akhir 2021

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X