Mengupas Kesiapan Mal Living World Alam Sutera Sambut Normal Baru

Kompas.com - 17/06/2020, 15:07 WIB
Mal Living World Alam Sutera, Tangerang Dok. Living WorldMal Living World Alam Sutera, Tangerang

JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat perbelanjaan merupakan salah satu sektor penopang bisnis dan industri ritel yang diharapkan dapat merepresentasikan implementasi protokol kesehatan secara ketat sekaligus mengembalikan aktivitas ekonomi saat tatanan baru atau new normal dimulai.

Salah satu pusat perbelanjaan yang siap menyambut aktivitas kebiasaan baru ini adalah Living World, di Alam Sutera, Tangerang, Banten.

Pusat perbelanjaan ini dikembangkan oleh PT Kawan Lama Sejahtera dengan luass bangunan mencapai sekitar 140.000 meter persegi.

Dalam perjalanannya, mal dengan konsep home living dan eat-tertainment ini telah menjadi salah satu pilihan bagi kalangan urban perkotaan.

Baca juga: Mendagri Terbitkan Pedoman New Normal di Mal, APPBI: Kami Siap Ikuti

Tidak saja bagi warga Alam Sutera, melainkan juga mereka yang berdomisili di Jabodetabek.

Hal ini karena Living World mampu menjawab kebutuhan akan gaya hidup (lifestyle) kalangan urban yang terus berkembang dengan dinamika tak terduga.

Termasuk bagaimana pengelola Living World melakukan adaptasi atas tatanan baru di tengah Pandemi Covid-19.

Dengan lebih dari 60 peritel atau tenants yang menjadi bagian dari mal ini, tentu dibutuhkan persiapan matang secara komprehensif.

Mulai dari protokol kesehatan untuk karyawan mal, peritel, hingga para pengunjung yang datang.

Untuk diketahui, selama hari hari kerja saja, pengunjung yang datang bisa mencapai 28.000 hingga 30.000 orang.

Angka lebih besar terjadi pada akhir pekan dan hari libur yang mencapai sekitar 40.000 hingga 50.000 orang.

Pemanfaatan teknologi digital merupakan salah satu yang tengah menjadi sorotan utama dan dituntut untuk diterapkan karena dapat mengurangi kontak antar-pengunjung, pengunjung dengan karyawan mal, karyawan mal dengan peritel ataupun pengunjung dengan peritel (kasir, staf penjualan, dan peengiriman).

Hal ini juga yang akan membentuk kebiasaan baru berupa transaksi non tunai, nirkontak, makin memudahkan dan mempersingkat proses belanja, yang pada gilirannya dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Lantas, bagaimana Living World Alam Sutera mengatasi itu semua dengan strategi yang tepat dan efektif, sehingga mal ini tetap menjadi tujuan kalangan urban untuk menjadi to see and to be seen people?

Simak penjelasan menyeluruh dalam acara Kompas.com PropTalk, ngobrol bareng "New Normal di Mal" bersama General Manager Living World Alam Sutera Adrian Pranata pada Kamis (18/6/2020) pukul 14.00-14.30 WIB secara langsung di IG Live Kompas.com.

PropTalk Kompas.com dan Living World Alam Sutera.Kompas.com PropTalk Kompas.com dan Living World Alam Sutera.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X