Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mengupas Kesiapan Mal Living World Alam Sutera Sambut Normal Baru

Salah satu pusat perbelanjaan yang siap menyambut aktivitas kebiasaan baru ini adalah Living World, di Alam Sutera, Tangerang, Banten.

Pusat perbelanjaan ini dikembangkan oleh PT Kawan Lama Sejahtera dengan luass bangunan mencapai sekitar 140.000 meter persegi.

Dalam perjalanannya, mal dengan konsep home living dan eat-tertainment ini telah menjadi salah satu pilihan bagi kalangan urban perkotaan.

Tidak saja bagi warga Alam Sutera, melainkan juga mereka yang berdomisili di Jabodetabek.

Hal ini karena Living World mampu menjawab kebutuhan akan gaya hidup (lifestyle) kalangan urban yang terus berkembang dengan dinamika tak terduga.

Termasuk bagaimana pengelola Living World melakukan adaptasi atas tatanan baru di tengah Pandemi Covid-19.

Dengan lebih dari 60 peritel atau tenants yang menjadi bagian dari mal ini, tentu dibutuhkan persiapan matang secara komprehensif.

Mulai dari protokol kesehatan untuk karyawan mal, peritel, hingga para pengunjung yang datang.

Untuk diketahui, selama hari hari kerja saja, pengunjung yang datang bisa mencapai 28.000 hingga 30.000 orang.

Angka lebih besar terjadi pada akhir pekan dan hari libur yang mencapai sekitar 40.000 hingga 50.000 orang.

Pemanfaatan teknologi digital merupakan salah satu yang tengah menjadi sorotan utama dan dituntut untuk diterapkan karena dapat mengurangi kontak antar-pengunjung, pengunjung dengan karyawan mal, karyawan mal dengan peritel ataupun pengunjung dengan peritel (kasir, staf penjualan, dan peengiriman).

Hal ini juga yang akan membentuk kebiasaan baru berupa transaksi non tunai, nirkontak, makin memudahkan dan mempersingkat proses belanja, yang pada gilirannya dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Lantas, bagaimana Living World Alam Sutera mengatasi itu semua dengan strategi yang tepat dan efektif, sehingga mal ini tetap menjadi tujuan kalangan urban untuk menjadi to see and to be seen people?

Simak penjelasan menyeluruh dalam acara Kompas.com PropTalk, ngobrol bareng "New Normal di Mal" bersama General Manager Living World Alam Sutera Adrian Pranata pada Kamis (18/6/2020) pukul 14.00-14.30 WIB secara langsung di IG Live Kompas.com.

https://properti.kompas.com/read/2020/06/17/150706221/mengupas-kesiapan-mal-living-world-alam-sutera-sambut-normal-baru

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar