Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Transformasi Jababeka, TOD City yang Saling Terkoneksi

Kompas.com, 14 Juni 2020, 13:40 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Saling terhubung. Inilah mimpi besar PT Jababeka Tbk mengadopsi nilai-nilai dan gaya hidup baru dalam pengembangan kawasan perumahan skala kota berbasis industri, Jababeka City, di Bekasi, Jawa Barat.

Mereka tidak hanya bertumpu pada prinsip "bangun-jual-serah terima", melainkan terus melakukan upaya transformasi demi tetap relevan dengan dinamika zaman dan kebutuhan serta preferensi pasar.

Upaya yang tengah dilakukan itu adalah menjadikan Jababeka City sebagai TOD City dengan penekanan pada konsep transit oriented development. 

Kepada Kompas.com, Jumat (12/6/2010), Direktur PT Jababeka Tbk Sutedja Siddarta Darmono menuturkan, Jababeka ini akan menjadi TOD City yang dilengkapi beragam fasilitas dan moda transportasi publik.

Baca juga: 15 Kawasan Perumahan Skala Kota Padati Koridor Timur Jakarta

"Semua terintegrasi atau terhubung dengan transportasi publik yang memudahkan penghuni, karyawan, atau siapa pun yang datang berkunjung dan berbisnis ke TOD City ini," urai Sutedja.

Terdapat lima prinsip utama dalam TOD City yang harus ada yakni terkoneksi dan terintegrasi dengan hunian, menciptakan ruang yang khas, kemudahan akses-skala-penyerapan, kombinasi dari ragam perbedaan, serta lebih berkelanjutan dan gaya hidup lebih sehat.

TOD City, lanjut dia, merupakan konsep yang akan mengubah pola pengembangan kawasan di Koridor Timur Jakarta dan kota-kota lainnya di Indonesia.

Hal ini karena Koridor Timur Jakarta memiliki jaringan transportasi terbesar, dan terlengkap dengan "kebetulan" sejumlah titik simpul pertemuannya berujung dan bermula di Jababeka City.

"Kami hanya memanfaatkan suatu kebetulan itu yang justru bisa menjadi manfaat bagi banyak orang," imbuh Sutedja.

Baca juga: Jababeka-Pertagas Teken Perjanjian Kerja Sama City Gas di Bekasi

Kendati demikian, Sutedja menekankan, kebetulan itu bukan semata kebetulan melainkan telah melalui proses kerja keras, inovasi, dan kreativitas untuk menyelaraskan perencanaan dengan program pemerintah menjadikan Jababeka sebagai TOD Center.

Jababeka Residence menggandeng mitra kerjanya asal Jepang, Creed Group, untuk menggarap Kawana 2 Concierge Golf Apartment sebagai proyek lanjutan kerjasama pengembangan proyek hunian vertikal segmen premium di kawasan Jababeka.Dok Jababeka Residence Jababeka Residence menggandeng mitra kerjanya asal Jepang, Creed Group, untuk menggarap Kawana 2 Concierge Golf Apartment sebagai proyek lanjutan kerjasama pengembangan proyek hunian vertikal segmen premium di kawasan Jababeka.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah saat ini tengah mempercepat sejumlah insfrastruktur yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), yakni Light Rail Transit Trase Jakarta-Bekasi, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang direncanakan dibangun hingga Surabaya, dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.

Selain PSN tersebut, ada ada juga proyek Jalur Dwiganda atau Double-Double Track (DDT) Manggarai-Cikarang sepanjang 35 kilometer yang tengah dikerjakan.

Jika seluruhnya terbangun, menurut Sutedja, TOD City akan terwujud dan menjadi TOD Center bagi Koridor Timur Jakarta dan sekitarnya. 

Pada akhirnya, mobilitas masyarakat, barang, dan jasa akan semakin lancar sehingga dapat meningkatkan daya saing, dan menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Upaya 6 Raksasa Sulap Bekasi dari Kawasan Industri Jadi Tujuan Investasi

Koridor Timur Jakarta dengan Bekasi sebagai penggeraknya dianggap sebagai kontributor terbesar bagi perekonomian Nasional.

Di sinilah terkonsentrasi tujuh kawasan industri yang berisi 4.000 perusahaan skala Nasional, International, dan Multinasional dengan jutaan karyawan.

Menariknya dari jutaan karyawan tersebut, 25.000 di antaranya merupakan ekspatriat.

Baca juga: Mengupas Potensi Koridor Timur Jakarta

Di Jababeka City sendiri hingga saat ini terdapat lebih dari 1.600 perusahaan yang beroperasi dengan jumlah 700.000 karyawan, dan 10.000 di antaranya ekspatriat.

Statistik inilah yang menambah motivasi Jababeka untuk bertransformasi aktif. Tak hanya merealisasikan rencana perusahaan, juga menggandeng pengembang lainnya yakni PT Summarecon Agung Tbk, PT Lippo Cikarang Tbk, PT PP Properti Tbk, PT Pollux Properties Indonesia Tbk, dan PT Sirius Surya Sentosa.

Mereka menjalin aliansi untuk bersama membangun Koridor Timur Jakarta sebagai hub bagi investasi Nasional masa depan.

Terlebih dalam era baru saat ini. Ketika Pandemi Covid-19 melahirkan perilaku-perilaku baru, kebutuhan baru, dan nuansa baru, prinsip atau "ruh" keberlanjutan dari TOD City akan sangat dibutuhkan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau