Mengupas Potensi Koridor Timur Jakarta

Kompas.com - 13/01/2020, 19:00 WIB
Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda dalam acara Jakarta Eastern Corridor Market Highlight di Jakarta, Senin (13/1/2020). Kompas.com/Rosiana HaryantiDirektur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda dalam acara Jakarta Eastern Corridor Market Highlight di Jakarta, Senin (13/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengungkapkan, pasar properti di Koridor Timur Jakarta memiliki potensi besar.

Kabupaten Bekasi, contohnya. Wilayah di Jawa Barat ini terus menunjukkan pertumbuhan ekonomi sebagai salah satu dampak pembangunan infrastruktur.

Selain itu, wilayah Kabupaten Bekasi juga merupakan rumah bagi sejumlah kawasan industri besar. Bahkan Ali menyebut, kawasan industri di wilayah ini digadang-gadang menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

"Yang ada di koridor timur, tidak ada di wilayah lain. Basis industrinya kuat di sana, terbesar di Asia Tenggara," kata Ali dalam acara Jakarta Eastern Corridor Market Highlight, Senin (13/1/2020).

Baca juga: Ini Insentif Pemerintah untuk Sektor Properti

Sementara dari sisi ekonomi, data Indonesia Properti Watch menyebutkan wilayah industri di Kabupaten Bekasi mampu menyumbang 34 persen hingga 46 persen Penanaman Modal Asing (PMA) dan 22 persen-45 persen volume PMDN.

Ali menambahkan, potensi koridor timur Jakarta juga bertambah dengan adanya proyek-proyek infrastruktur.

Seperti diketahui, saat ini beberapa proyek infrastruktur konektivitas sedang dibangun, seperti Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek, kereta api cepat Jakarta-Bandung, double-double track Manggarai-Cikarang, Pelabuhan Patimban, hingga bandara di Karawang yang rencananya akan dibangun pada 2027.

Selain itu, koridor timur Jakarta juga diuntungkan dengan adanya infrastruktur lain seperti Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Jakarta Outer Ring Road Cimanggis-Cibitung, dan lain-lain.

Menurut Ali, potensinya terus meningkat mengingat kondisi harga tanah yang relatif lebih rendah dibanding di kawasan barat.

Harga jual tanah di koridor timur sekitar Rp 6,3 juta per meter persegi per 2018. Sebelumnya pada 2009 lalu hanya Rp 2,3 juta per meter persegi. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nongsa D-Town Diresmikan, Ada Pusat Film dan Animasi Ala Hollywood

Nongsa D-Town Diresmikan, Ada Pusat Film dan Animasi Ala Hollywood

Berita
Daliana Suryawinata, Satu-satunya Arsitek Perempuan Indonesia yang Masuk Daftar Architizer A+A Awards

Daliana Suryawinata, Satu-satunya Arsitek Perempuan Indonesia yang Masuk Daftar Architizer A+A Awards

Arsitektur
Saltmine Raup Pendanaan Seri A Senilai Rp 285 Miliar

Saltmine Raup Pendanaan Seri A Senilai Rp 285 Miliar

Perkantoran
Perluas Jangkauan Pasar, ACP Tunjuk Travelio Kelola LRT City Ciracas

Perluas Jangkauan Pasar, ACP Tunjuk Travelio Kelola LRT City Ciracas

Apartemen
Tingkatkan Minat Baca, Lotte Renovasi Tiga Perpustakaan Sekolah di Jakarta

Tingkatkan Minat Baca, Lotte Renovasi Tiga Perpustakaan Sekolah di Jakarta

Fasilitas
Setelah PPN, Pengembang Minta BPHTB Diturunkan Jadi 2,5 Persen

Setelah PPN, Pengembang Minta BPHTB Diturunkan Jadi 2,5 Persen

Berita
Krakatau Bandar Samudera dan KAI Siapkan Infrastruktur Logistik Terintegrasi

Krakatau Bandar Samudera dan KAI Siapkan Infrastruktur Logistik Terintegrasi

Kawasan Terpadu
Pertama Kali dalam Sejarah Beli Rumah Bebas PPN, REI: Harus Dimanfaatkan Konsumen

Pertama Kali dalam Sejarah Beli Rumah Bebas PPN, REI: Harus Dimanfaatkan Konsumen

Berita
Mata Air Hilang akibat Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Ini Tanggapan KCIC

Mata Air Hilang akibat Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Ini Tanggapan KCIC

Berita
Masuki Tahap Akhir, Konstruksi Tol Cengkareng-Kunciran Tuntas Maret 2021

Masuki Tahap Akhir, Konstruksi Tol Cengkareng-Kunciran Tuntas Maret 2021

Berita
Restorative Justice Tata Ruang Diterapkan, Ahli: Berkaitan dengan Pemulihan

Restorative Justice Tata Ruang Diterapkan, Ahli: Berkaitan dengan Pemulihan

Kawasan Terpadu
[POPULER PROPERTI] Lintasan Balap MotoGP The Mandalika Mulai Diaspal

[POPULER PROPERTI] Lintasan Balap MotoGP The Mandalika Mulai Diaspal

Berita
Pemerintah Terapkan Restorative Justice bagi Pelanggar Tata Ruang, Apa Itu?

Pemerintah Terapkan Restorative Justice bagi Pelanggar Tata Ruang, Apa Itu?

Kawasan Terpadu
PPN Rumah Rp 2 Miliar-Rp 5 Miliar Didiskon Pemerintah 50 Persen

PPN Rumah Rp 2 Miliar-Rp 5 Miliar Didiskon Pemerintah 50 Persen

Berita
Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur Insentif Sektor Hotel, Kafe dan Restoran

Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur Insentif Sektor Hotel, Kafe dan Restoran

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X