Jababeka-Pertagas Teken Perjanjian Kerja Sama "City Gas" di Bekasi

Kompas.com - 27/02/2020, 23:45 WIB
Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur Tjahjadi Rahardja bersama Direktur PT Jababeka Infrastruktur, Sutedja Sidarta Darmono dan President Director PT Pertagas Niaga (PTGN) Linda Sunarti menandatangani perjanjian kerja sama Pengelolaan dan Pengembangn Jaringan Gas Kota Bekasi, Selasa (25/2/2020). JababekaDirektur Utama PT Jababeka Infrastruktur Tjahjadi Rahardja bersama Direktur PT Jababeka Infrastruktur, Sutedja Sidarta Darmono dan President Director PT Pertagas Niaga (PTGN) Linda Sunarti menandatangani perjanjian kerja sama Pengelolaan dan Pengembangn Jaringan Gas Kota Bekasi, Selasa (25/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com -  PT Jababeka Infrastruktur, anak usaha PT Jababeka Tbk dan PT Pertagas Niaga menandatangani perjanjian kerja sama Pengelolaan dan Pengembangan Jaringan Gas Kota (City Gas) wilayah Kabupaten Bekasi, di Jababeka Residence, Bekasi, Selasa (25/02).

President Director PT Pertagas Niaga (PTGN) Linda Sunarti mengatakan, PTGN yang merupakan anak usaha PT Pertamina Gas, memasok gas bumi untuk area perumahan dan komersial yang disebut city gas.

Pembangunan jaringan gas kota merupakan program Kementerian Eenergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna menekan subsidi liquid petroleum gas (LPG) dan mewujudkan diversifikasi energi dalam negeri.

Baca juga: Ingin seperti Singapura, Jababeka Bertransformasi Jadi Tourism City

"Hingga saat ini Pertagas Niaga telah melayani 3.949 sambungan rumah di Kabupaten Bekasi yang pembangunan jaringannya didanai APBN melalui Kementerian ESDM,” ujar Linda, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (27/2/2020).

Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur Tjahjadi Rahardja menambahkan, perusahaan sebagai perintis pengelola kawasan Industri dan kota di Indonesia, sangat mendukung rencana PTGN mengembangkan jaringan pipa city gas di Jababeka Residence dan sekitarnya.

"Pengembangan jaringan ini juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menumbuh-kembangkan bisnis terutama Usaha Kecil Menengah (UKM), pengelola apartemen dan hotel," imbuh Tjahjadi.

Senada dengan Tjahjadi, Direktur PT Jababeka Infrastruktur Sutedja Sidarta Darmono menjelaskan, prospek bisnis di Kota Jababeka terus maju pesat.

Hingga saat ini tercatat lebih dari 12.000 kepala keluarga (KK) yang mendiami Jababeka Residence.

Selain itu, terdapat pula tujuh hotel, restoran, pusat perbelanjaan dan sedang dibangun  beberapa apartemen di Jababeka Residence.

Pada tahun-tahun mendatang, kata Sutedja, properti komersial lainnya akan gencar dibangun.

"Kami berharap pasokan city gas dapat menarik minat investor baru menanamkan modalnya di Jababeka Residence dan membangun Kota Jababeka menjadi kota mandiri," cetus Sutedja.

Pada kesempatan yang sama, ditandatangani juga key term  jual beli gas antara PT Jababeka Infrastruktur dengan PT Anumana Graha Cantika untuk melayani kebutuhan gas bumi di Living Plaza Jababeka.

Jaringan gas ini, menurut Direktur Utama PT Anumana Graha Cantika Sylvie Djohan, sangat membantu pelaku usaha mendapatkan harga gas lebih murah.

"Selain itu juga adanya jaminan kontinuitas pasokan sehingga para penyewa di Living Plaza Jababeka lebih nyaman untuk berusaha,” kata Sylvie.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X