Ingin seperti Singapura, Jababeka Bertransformasi Jadi "Tourism City"

Kompas.com - 23/10/2019, 15:20 WIB
Direktor Jababeka Group Tjahjadi Rahardja (tengah) dan Ilham Habibie di acara Habibie Festival, JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019). KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDERDirektor Jababeka Group Tjahjadi Rahardja (tengah) dan Ilham Habibie di acara Habibie Festival, JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pameran teknologi dan inovasi " Habibie Festival 2019" yang sukses digelar pada 17-19 Oktober 2019 lalu, menjadi tonggak transformasi bagi Kota Jababeka, Cikarang, menjadi "Tourism City".

Pada pameran bertajuk "Role of Technology and Education", ini Jababeka Group merupakan mitra inisiator yang berhasil mendatangkan lebih dari 50.000 pengunjung, baik dari masyarakat umum maupun siswa sekolah.

Direktur Jababeka Group Tjahjadi Rahardja menerangkan bahwa saat ini anak muda perlu menyadari makna industri 4.0 sehingga mereka bisa membekali dirinya dan mempunyai daya saing di masa depan.

"Saat ini sudah era industri 4.0 tapi sampai sekarang masih banyak orang memaknai definisinya tidak pasti. Kalau ia sudah tahu, ia bisa lebih fokus menyelesaikan masalahnya," kata Tjahjadi.

Baca juga: Meski Potensial Default, Jababeka Jamin Progres Proyek Tak Terganggu

Menurut dia, "Habibie Festival 2019" jadi momen yang tepat membekali anak muda dengaj pemahaman yang baik sehingga kemampuan yang ia miliki selaras dengan kebutuhan industri 4.0.

Jababeka Group, sebagai pengembang Kota Jababeka Cikarang dengaj kawasan industri terluas, memiliki unit usaha penyediaan infrastruktur yang terus berinovasi dan memperbarui teknologi.

Unit usaha tersebut adalah Industrial Tourism World (ITW), salah satu anak perusahaan yang menyediakan jasa dalam membantu anak muda dan pelajar berkunjung ke pabrik atau lokasi wisata lain di Bekasi.

"Hal ini dilakukan agar kami memiliki daya saing dan menjadi pilihan berinvestasi. Semangat ini pula yang kami harapkan bisa menular kepada anak muda Indonesia untuk mempelajari teknologi sejak dini dan memahami industri 4.0," papar Tjahjadi.

Chief Operation Officer Jababeka Hospitality Hadisantoso menjelaskan bahwa ITW hadir untuk menjadikan Kota Jababeka sebagai tourism city yang menghadirkan destinasi-destinasi menarik lewat industri yang ada di dalamnya.

"Kami inginkan, Kota Jababeka bakal seperti Singapura yang tadinya kawasan industri tapi sekarang terkenal sebagai kota pendidikan sekaligus kota wisata," cetus Hadisantoso.

ITW sudah membangun berbagai paket destinasi dan menggaet puluhan sekolah maupun universitas, serta calon investor yang merasakan keseruannya.

Hadisantoso optimistis Kota Jababeka sebagai tourism city bisa terwujud dalam waktu dekat.

Sebab saat ini ITW juga sedang menjalin kerja sama dengan Orbit Ventura sebagai penyelenggara "Habibie Festival", dan Indonesia Economic Forum pasca Habibie Festival 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X