Gandeng Fadel Muhammad, Jasa Marga Kembangkan Kawasan Industri

Kompas.com - 27/02/2020, 17:41 WIB
MoU pengembangan kawasan di koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan ditandatangani oleh Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Adrian Priohutomo dan Direktur Utama PT Sentraloka Adyabuana Fadel Muhammad, disaksikan Kepala BPJT Danang Parikesit, Rabu (26/2/2020). Dokumentasi PT Jasa Marga (Persero) TbkMoU pengembangan kawasan di koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan ditandatangani oleh Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Adrian Priohutomo dan Direktur Utama PT Sentraloka Adyabuana Fadel Muhammad, disaksikan Kepala BPJT Danang Parikesit, Rabu (26/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersiap mengembangkan kawasan industri terpadu di koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan.

Pengembangan usaha non- jalan tol di salah satu koridor atau daerah ruang milik jalan tol yang dikelola perseroan ini dalam rangka optimalisasi aset.

Dalam merealisasikan pengembangan kawasan ini, Jasa Marga menggandeng mitra strategis PT Sentraloka Adyabuana.

Kesepakatan kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) ditandatangani Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Adrian Priohutomo dan Direktur Utama PT Sentraloka Adyabuana Fadel Muhammad, di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Maret 2020, Integrasi Tarif Tol Jakarta-Cikampek Siap Diberlakukan

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, inisiasi kerja sama pengembangan koridor jalan tol ini merupakan bentuk akomodasi terhadap tantangan baru investasi jalan tol.

"Yang akan dikembangkan merupakan kawasan industri, konsepnya clean industrial estate. Sejalan dengan konsep green toll road yang dikembangkan Jasa Marga dan BPJT," jelas Danang menjawab Kompas.com, Kamis (27/2/2020).

Hal ini seiring dengan strategi Jasa Marga yang terbuka terhadap peluang kerja sama dengan pihak swasta.

"Ada tantangan baru untuk meningkatkan investasi di jalan tol. Untuk itulah, Jasa Marga perlu mengembangkan beberapa bisnis pendukung, salah satunya dengan mengembangkan koridor jalan tol," kata Danang.

Direktur Pengembangan Jasa Marga Adrian Priohutomo menambahkan, pengembangan kawasan merupakan bagian dari misi perusahaan, dan diharapkan dapat memacu bangkitan lalu lintas.

"Pada akhirnya, dapat menjadi revenue stream lainnya," imbuh Adrian.

Adrian mengakui, kendati perseroan memiliki pengalaman di jalan tol, namun untuk bisnis pengembangan kawasan, perlu menggandeng mitra strategis.

Selain itu, menurut dia, yang paling utama adalah mitra strategis ini telah memiliki lahan di sekitar koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan.

"Setelah MoU nanti ada tim bersama yang akan mengkaji pengembangan kawasan lebih detail," tuntas Adrian.

 

 

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X