Kompas.com - 08/06/2020, 07:00 WIB

Nicolas berharap, dua strategi besar ini dapat mempertahankan kinerja penjualan perusahaan selama enam bulan ke depan.

"Jadi, meski penjualan selama pandemi Covid-19 menurun, tapi kami yakin, kenormalan baru bisa kami hadapi dengan dua strategi tadi," imbuh dia.

Keyakinan Nicolas ditandai dengan tidak merevisi target penjualan Tahun 2020 sebesar 18.000 ton.

Selain itu, perusahaan juga mencatat kontrak baru untuk segmen medis yang tumbuh sangat pesat.

Pertumbuhan ditopang oleh pekerjaan proyek pembangunan fasilitas isolasi maupun observasi dalam rangka penanganan Covid-19.

"Kami dipercaya pemerintah berpartisipasi dalam pembangunan Rumah Sakit (RS) Pulau Galang di Batam, RS Akademik UGM di Yogyakarta, dan yang sedang berjalan adalah RS Adam Malik di Medan," papar Nicolas.

Dia berharap pemerintah pusat dan pusat segera menetapkan kepastian terkait pemulihan ekonomi dengan membuka kembali seluruh tatanan ekonomi yang disertai penerapan protokol kesehatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.