Tips "Touring" Membeli Rumah Selama Pandemi

Kompas.com - 01/06/2020, 17:30 WIB
ilustrasi membeli rumah Shutterstockilustrasi membeli rumah

KOMPAS.com - Selama pandemi, hampir seluruh kegiatan dilakukan secara daring, termasuk aktivitas pemasaran dan transaksi (jual-beli) hunian.

Saat ini, beberapa pengembang telah menerapkan teknologi digital guna memasarkan produknya guna menjaga diri dan mengurangi kontak dengan orang lain.

Teknologi digital Ini dapat menghilangkan kebutuhan untuk berinteraksi secara langsung atau tatap muka.

Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan teknologi virtual reality guna memasarkan produknya.

Tak hanya itu, banyak juga yang menggunakan teknologi untuk mengubah foto panorama 360 derajat dari properti menjadi tur virtual 3D.

Baca juga: Beli Rumah Saat Krisis Corona? Kenapa Tidak, Ini Ragam Promonya...

Jika Anda memutuskan untuk membeli rumah dalam kondisi seperti saat ini, berikut tips memilih hunian tanpa harus melakukan kontak dengan orang lain, seperti dirangkum dari laman Forbes:

Pertama, pastikan baterai perangkat gawai Anda terisi penuh. Sebelum melakukan tur, pastikan seluruh gawai Anda siap.

Jangan lupa pastikan jaringan internet dapat menunjang aktivitas tersebut.

Sebelum melakukan tur virtual, ada baiknya Anda mengecek lingkungan sekitar hunian dengan menggunakan Google Street View.

Satu hal yang tak kalah penting adalah lokasi. Anda bisa saja mendapatkan rumah dengan gaya apik, namun jika berada jauh dari fasilitas umum dan susah dijangkau, maka hal ini bisa memberatkan pada kemudian hari. 

Detail lain yang perlu diperhatikan adalah lokasi, halaman, atau kondisi rumah yang berada jauh dari fasilitas umum.

Anda juga bisa mengecek keberadaan fasilitas penunjang lainnya, seperti rumah sakit, sekolah, hingga pasar dan supermarket.

Cara ini akan membantu Anda memberikan gambaran mengenai kondisi di sekitar rumah.

Setelah itu, baru Anda bisa mempertimbangkan faktor lain seperti keutuhan cat, desain interior, dan lain-lain.

Kemudian, saat melakukan tur, perhatikan setiap detail kondisi bangunan. Ketika Anda sampai ke kamar tidur, tanyakan pula ukuran tempat tidur yang dapat digunakan dalam ruangan itu.

Selain itu, ajukan pertanyaan kepada penjual atau agen. Jangan sia-siakan kesempatan untuk mengetahui semua hal tentang calon rumah baru Anda.

Jangan lupa pula untuk mengecek eksterior bangunan.

Jika memungkinkan, Anda bisa meminta tur video pada malam hari. Cara ini berguna untuk membandingkan pencahayaan di dalam rumah saat matahari terbenam.

Lalu ketika tur usai, minta penjual atau agen mengirim video tur hunian. Video tur dapat memudahkan Anda saat membuat keputusan pembelian nantinya.



Sumber Forbes
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X