Kompas.com - 26/05/2020, 20:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari kedua Lebaran 2020, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 55.776 kendaraan menuju Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan.

Distribusi lalu lintas kendaraan yang menuju Jakarta paling banyak didominasi dari arah Selatan sebanyak 36 persen, dari arah Timur 33,3 persen dan dari arah Barat sebanyak 30,7 persen.

Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru Santoso mengatakan, jumlah tersebut menurun sebesar 31 persen bila dibandingkan dengan catatan Lebaran 2019.

"Secara rinci, dari arah Selatan jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Ciawi 2 tercatat sebesar 20.085 kendaraan," kata Heru dalam keterangan tertulis, Selasa (26/5/2020).

Baca juga: Sehari Setelah Lebaran, 37.878 Kendaraan Tinggalkan Ibu Kota

Dari arah Timur, kendaraan yang menuju Jakarta berasal dari dua GT pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Berdasarkan rincian distribusinya, lalu lintas kendaraan dari GT Cikampek Utama 2 berjumlah 9.446 kendaraan. Angka tersebut menurun sebesar 73 persen dari Lebaran tahun 2019.

Sementara dari arah Timur yang berasal dari GT Kalihurip Utama 2 terdapat 9.147 lalu lintas kendaraan yang menuju Jakarta.

Jumlah ini menurun drastis dibandingkan tahun lalu dengan penurunan turun drastis 80 persen dari Lebaran tahun 2019.

Total kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur, anjlok 77 persen dibandingkan dengan lalin Lebaran tahun 2019.

Sedangkan dari arah Barat, Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cikupa sebanyak 17.098 kendaraan. Jumlah tersebut menurun sebanyak 59 persen dari Lebaran tahun 2019.

Secara total volume lalu lintas Lebaran yang menuju Jakarta berkurang sebanyak 63 persen, dibandingkan dengan lalin periode yang sama di Lebaran tahun 2019

Terlepas dari penurunan trafik yang signifikan, Jasa Marga tetap mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19.

Selain itu Jasa Marga juga berharap masyarakat dapat membatasi perjalanan, menjaga jarak, mengurangi aktivitas keluar rumah dan hanya keluar di saat kebutuhan mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengendalian Konsesi Kawasan Mangrove Dinilai Bisa Cegah Kerusakan

Pengendalian Konsesi Kawasan Mangrove Dinilai Bisa Cegah Kerusakan

Berita
Berapa Jarak Garis Sempadan Jalan?

Berapa Jarak Garis Sempadan Jalan?

Berita
Lika-Liku Transaksi Tol Nir-Sentuh MLFF, Diprakarsai Asing hingga Penegakan Hukum yang Disangsikan

Lika-Liku Transaksi Tol Nir-Sentuh MLFF, Diprakarsai Asing hingga Penegakan Hukum yang Disangsikan

Berita
Pendapatan Tol Jasa Marga Selama Mudik Naik 28,1 Persen Dibanding November 2021

Pendapatan Tol Jasa Marga Selama Mudik Naik 28,1 Persen Dibanding November 2021

Berita
Jalan Provinsi di Alor NTT Senilai Rp 28 Miliar Rusak Sebelum Tuntas Dikerjakan

Jalan Provinsi di Alor NTT Senilai Rp 28 Miliar Rusak Sebelum Tuntas Dikerjakan

Konstruksi
Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi, Hutama Karya Gelar Dua Program

Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi, Hutama Karya Gelar Dua Program

Konstruksi
WWRC Bangun Cabang Gudang Kimia Terbesar, Lokasinya di Suryacipta Karawang

WWRC Bangun Cabang Gudang Kimia Terbesar, Lokasinya di Suryacipta Karawang

Kawasan Terpadu
G20 di Belitung Butuh 125 Minivan hingga Internet Kecepatan Tinggi

G20 di Belitung Butuh 125 Minivan hingga Internet Kecepatan Tinggi

Berita
Lampaui Situ Gunung, Jembatan Gantung Rengganis Terpanjang se-Asia Tenggara

Lampaui Situ Gunung, Jembatan Gantung Rengganis Terpanjang se-Asia Tenggara

Berita
6 Perawatan yang Harus Dilakukan Sebelum Menempati Rumah Baru

6 Perawatan yang Harus Dilakukan Sebelum Menempati Rumah Baru

Umum
Dana Rp 1,13 Triliun Dikucurkan untuk Renovasi TMII

Dana Rp 1,13 Triliun Dikucurkan untuk Renovasi TMII

Fasilitas
Mengenal ITRW, Lembaga Pengawas Jalan Tol Independen di Indonesia

Mengenal ITRW, Lembaga Pengawas Jalan Tol Independen di Indonesia

Berita
Berlaku Akhir 2022, Ini Mekanisme MLFF, Pengendara Tak Perlu Tapping Kartu E-Toll

Berlaku Akhir 2022, Ini Mekanisme MLFF, Pengendara Tak Perlu Tapping Kartu E-Toll

Berita
Proyek PLTM Bintang Bano Ditawarkan via Skema KPBU, Tertarik Investasi?

Proyek PLTM Bintang Bano Ditawarkan via Skema KPBU, Tertarik Investasi?

Konstruksi
BPN Verifikasi 67.774 Hektar Lahan Sawah Dilindungi di Provinsi Bali

BPN Verifikasi 67.774 Hektar Lahan Sawah Dilindungi di Provinsi Bali

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.