ASN Kejaksaan Tinggi NTT Dapat Rusun Tipe 36 Siap Huni

Kompas.com - 16/05/2020, 22:44 WIB
Rumah susun (rusun) untuk Aparatur Sipil Negara Kejaksaan Tinggi Kupang, Nusa Tenggara Timur. Dok. TIM KOMUNIKASI PUBLIK SNVT PERUMAHAN PROVINSI NTT / BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPRRumah susun (rusun) untuk Aparatur Sipil Negara Kejaksaan Tinggi Kupang, Nusa Tenggara Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan serah terima kunci hak kelola dan huni rumah susun ( rusun) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Kejaksaan Tinggi Kupang di Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Rusun Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kupang ini dibangun oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi NTT pada tahun 2019 lalu dengan anggaran sebesar Rp 7,71 miliar.

“Kami telah menyelesaikan pembangunan rusun untuk para ASN yang bertugas di Kejaksaan Tinggi Provinsi NTT pada tahun 2019 lalu. Saat ini kami serahkan kunci unit hunian kepada Kejaksaan Kupang untuk segera dihuni,” ujar Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi NTT Yublina D Bunga dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (16/5/2020).

Serah terima kunci hak pengelolaan serta penghunian rusun tersebut Kejaksaan Kupang dilaksanakan secara langsung oleh Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi NTT kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Kupang Pathor Rahman.

Rusun Kejaksaan Tinggi Kupang ini berlokasi di di Jalan W.Z. Yohanes, Kupang.

Baca juga: Pemerintah Ubah Barak TNI AD Jadi Rumah Kopel 36 Meter Persegi

Dirancang setinggi dua lantai, rusun ini mencakup 21 unit dengan tipe 36. Setiap unitnya dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, satu ruang tamu dan dapur, serta balkon untuk menjemur pakaian.

Seain itu, terdapat juga meubelair seperti meja dan kursi, tempat tidur, dan lemari pakaian.

Yublina berharap, rusun ini dapat menjawab kebutuhan hunian bagi ASN di Kejaksaan Tinggi Provinsi NTT yang layak, nyaman dengan dukungan sarana, prasarana dan utilitas yang memadai.

“Kami berharap agar pengelola dan para calon penghuni rusun ini dapat memanfaatkan fasilitas hunian ini dengan sebaik-baiknya dan menjaga dan memelihara bangunan serta fasilitas yang ada. Karena, ini adalah aset negara” ujar Yublina.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Kupang Pathor Rahman mewakili para calon penghuni memastikan, pihaknya akan segera menghuni rusun tersebut sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

“Kami siap menjaga dan memelihara bangunan dan fasilitas yang ada dengan tidak memaku dinding, tidak merokok di dalam bangunan, mematikan listrik jika keluar, dan berhati–hati jika menggunakan kompor gas," tutur Pathor.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun 'Little Singapore' di Tangerang

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun "Little Singapore" di Tangerang

Perumahan
Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Konstruksi
Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Konstruksi
Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode 'Dynamic Compaction'

Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode "Dynamic Compaction"

Konstruksi
Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Konstruksi
Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Berita
Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Konstruksi
BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

Berita
Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Berita
Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

Berita
Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Konstruksi
Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Apartemen
Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Berita
NTB Tawarkan 8 Proyek Unggulan kepada Investor

NTB Tawarkan 8 Proyek Unggulan kepada Investor

Kawasan Terpadu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X