Hutama Karya Terbitkan Global Bonds Rp 9 Triliun Danai Tol Trans-Sumatera

Kompas.com - 05/05/2020, 16:24 WIB
PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 651.298 kendaraan melintasi Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) baik pada ruas yang sudah beroperasi penuh maupun ruas fungsional. Dok. SEVP of Corporate Secretary PT Hutama Karya (Persero)PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 651.298 kendaraan melintasi Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) baik pada ruas yang sudah beroperasi penuh maupun ruas fungsional.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) untuk pertama kalinya secara resmi menerbitkan obligasi surat utang dalam mata uang dollar AS (global bonds) senilai 600 juta dollar AS atau setara Rp 9 triliun.

Penerbitan surat utang ini untuk mendanai pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS). 

"Kami berhasil menerbitkan global bonds yang nilainya 600 juta dollar AS (9 triliun)," ungkap Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo dalam konferensi virtual, Selasa (5/5/2020).

Surat utang tersebut memiliki jangka waktu selama 10 tahun dengan kupon sebesar 3,75 persen.

Pembeli surat utang tersebut berasal dari tiga benua, yakni Asia 42 persen, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika sebesar 30 persen, serta Amerika Serikat sebesar 28 persen.

Baca juga: [POPULER PROPERTI] Konstruksi Jembatan Pulau Balang Segera Rampung

Bintang melanjutkan, pencapaian ini cukup baik bagi perusahaan, khususnya dalam masa krisis pandemi Covid-19 ini.

“Walaupun kita sedang berada di tengah masa sulit ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, tetapi kami masih bisa meraih kepercayaan dari investor dunia, bahkan berhasil mencatatkan hampir 5,8 kali oversubscribed,” tutur Bintang.

Dengan penerbitan global bonds tersebut, Hutama Karya menambah deretan badan usaha milik negara (BUMN) yang menerbitkan surat utang dalam bentuk dollar AS.

Sebelumnya, beberapa BUMN lainnya sukses melakukan hal serupa, sebut saja PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Hutama Karya juga disematkan peringkat Investment Grade atau Layak Investasi oleh dua lembaga rating internasional, yaitu Moody’s dan Fitch, pada April lalu.

Baca juga: Jembatan Pulau Balang Tuntas, Balikpapan-Ibu Kota Baru Cuma 1 Jam

Hasil dari global bonds tersebut digunakan untuk mendukung misi Hutama Karya dalam pembangunan JTTS, yakni untuk ruas Binjai-Langsa, Bukit Tinggi-Padang, Pekanbaru-Bukit Tinggi, Indralaya-Muara Enim, Lubuk Linggau-Bengkulu, dan ruas Sigli-Banda Aceh.

Saat proyek JTTS rampung, Hutama Karya akan menjadi operator jalan tol terbesar di
Indonesia.

Pasalnya, megaproyek tersebut merupakan proyek jalan tol dengan total panjang lebih dari 2.769 kilometer.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X