Imbas Corona, Pasokan Baru Ruang Perkantoran CBD Jakarta Turun Drastis

Kompas.com - 23/04/2020, 13:02 WIB
Ilustrasi www.shutterstock.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Cushman & Wakefield Indonesia melaporkan, pasokan ruang perkantoran di kawasan Central Business District (CBD) Jakarta mengalami penurunan drastis sepanjang kuartal-I 2020.

Hal tersebut terjadi lantaran meluasnya pandemi virus Covid-19 di Indonesia.

Cushman & Wakefield Indonesia mencatat, hanya ada satu proyek baru perkantoran di kawasan tersebut yakni, World Capital Tower.

“Hanya ada satu proyek perkantoran baru selama kuartal pertama tahun 2020 yaitu World Capital Tower seluas 75.000 meter persegi,” terang Director Strategic and Consulting Cushman & Wakefield Indonesia Arief Rahardjo dalam laporannya kepada Kompas.com, Selasa (21/4/2020).

Baca juga: Sepi Kunjungan, Pasar Perkantoran Jakarta Wait and See

Arief melanjutkan, total pasok ruang perkantoran pada kuartal-I 2020 ini seharusnya mencapai 320.000 meter persegi.

Namun, penambahan pasokan tersebut harus ditunda karena meluasnya pandemi Covid-19, terutama di Jakarta.

“Penundaan kemungkinan terjadi pada beberapa proyek yang sedang dalam tahap awal atau pertengahan pengembangan (konstruksi) karena krisis Covid-19 sedang berlangsung,” tutur Arief.

Baca juga: Permintaan Kantor di Luar CBD Jakarta Naik Tipis

Sementara itu, permintaan ruang perkantoran diketahui menurun secara signifikan sejak akhir Februari 2020 yang ditandai dengan penundaan transaksi.

Hal tersebut diketahui dari beberapa penyewa (tenants) membatalkan kesepakatan yang sedang berlangsung karena kondisi memburuk sebagai akibat operasi kantor yang berkurang dan pembatasan perjalanan di Jakarta.

Banyak perusahaan juga telah menangguhkan rencana relokasi maupun ekspansi sambil melakukan wait and see.

Meski begitu, masih terjadi transaksi seluas 126.000 meter persegi sepanjang kuartal-I 2020, sebagian besar dilakukan pada Januari hingga akhir pertengahan Februari.

“Tetapi, transaksi tersebut merupakan yang terendah dalam empat tahun terakhir (secara kuartal),” kata Arief.

Secara keseluruhan, tingkat okupansi perkantoran di kawasan CBD Jakarta mengalami penurunan hingga 74,6 persen per akhir Maret 2020.

Adapun, harga sewa gedung perkantoran dinilai relatif stabil dalam kuartal-I 2020 yakni berada di kisaran Rp 299.000 per meter persegi per bulan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X