[POPULER PROPERTI] Subsidi BBM untuk "Unicorn" Dikecam

Kompas.com - 16/04/2020, 11:30 WIB
Pengendara ojek daring melintasi jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (29/3/2020). Pemprov DKI Jakarta melakukan pembatasan aktivitas di Ibu Kota dengan memperpanjang masa tanggap darurat COVID-19 hingga 19 April 2020 sehubungan dengan meluasnya pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPengendara ojek daring melintasi jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (29/3/2020). Pemprov DKI Jakarta melakukan pembatasan aktivitas di Ibu Kota dengan memperpanjang masa tanggap darurat COVID-19 hingga 19 April 2020 sehubungan dengan meluasnya pandemi COVID-19.

KOMPAS.com - Salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Pertamina mengeluarkan kebijakan yang ditujukan kepada pengemudi ojek online (ojol).

Kebijakan tersebut berupa pemberian cash back sebesar 50 persen untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) non subsidi.

Kebijakan ini dikecam Akademisi sekaligus Peneliti Laboratorium Transportasi Unika Soegijapranata Djoko Setijowarno.

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com, Kamis (16/4/2020).

Selanjutnya, sejumlah pengelola hotel diketahui tetap menjalankan operasionalnya dengan berbagai macam promo, salah satunya " Work From Hotel" atau WFH.

Terakhir, tinggal di apartemen selama pandemi Covid-19 dianggap lebih aman.

Hal tersebut disebabkan hunian apartemen biasanya telah menyiapkan berbagai fasilitas, seperti keamanan, privasi, hingga kebersihan.

Berikut ini berita selengkapnya:

Subsidi BBM untuk "Unicorn", Ketidakadilan Kebijakan Sektor Transportasi

Sebagaimana banyak diberitakan di media pada hari Selasa (14/4/2020) bahwa BUMN terbesar negeri ini, yaitu PT Pertamina, mengeluarkan kebijakan yang begitu istimewa.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X