Sempat Dicabut, Ini Alasan Subsidi Selisih Bunga KPR Kembali Diberikan

Kompas.com - 01/04/2020, 08:19 WIB
Ilustrasi kredit. SHUTTERSTOCKIlustrasi kredit.

Untuk itulah, pada tahun ini, Pemerintah kembali menghidupkan KPR dengan skema SSB. Akan tetapi, ada perubahan pada SSB tahun ini.

Menurut Eko, Pemerintah hanya menanggung selisih bunga selama 10 tahun.

"Kalau 20 tahun beban fiskal terlalu lama, kemudian disepakati 10 tahun," kata Eko.

Dengan skema baru ini, pada tahun ke-11, penerima SSB membayarkan bunga KPR sesuai dengan kondisi pasar.

Selain itu, masyarakat mendapatkan keringanan pembayaran berupa suku bunga sebesar 5 persen per tahun selama 10 tahun.

Sementara untuk dua provinsi yakni Papua dan Papua Barat, suku bunga yang dibayarkan masyarakat sebesar 4 persen per tahun selama 10 tahun.

Guna menyokong program tersebut, Pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun yang digunakan untuk membiayai 175.000 rumah tangga MBR.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X