Beton Pracetak untuk Pusat Karantina Pulau Galang Mulai Dikirim

Kompas.com - 13/03/2020, 10:00 WIB
Sebanyak 120 material berupa modul panel (beton precast) dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Pelabuhan Sijantung Karyapura di Pulau Galang. Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRSebanyak 120 material berupa modul panel (beton precast) dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Pelabuhan Sijantung Karyapura di Pulau Galang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai mengirim material yang digunakan untuk pembangunan fasilitas observasi, penampungan, dan karantina penyakit menular di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau.

Material tersebut berupa panel modular yang akan dibangun di lahan seluas 20 hektar dari total luas area 80 hektar.

Direktur Jenderal Cipta Karya Danis H Sumadilaga mengatakan, pengiriman mulai dilakukan Kamis (12/3/2020).

Sebanyak 120 material berupa modul panel dari beton pracetak (precast) dikirim dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju Pelabuhan Sijantung Karyapura di Pulau Galang.

Modul panel tersebut juga dikirim menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Bandara Hang Nadim, Batam.

"Rencananya Pelabuhan Sijantung Karyapura kita manfaatkan untuk lokasi bongkar muat modular panel,” ujar Danis dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menuturkan, konstruksi fasilitas tersebut terbagi menjadi tiga zonasi, yakni Zona A (Eks Sinam) meliputi gedung penunjang seperti mes petugas, asrama dokter dan perawat, gedung sterilisasi, laundry, gedung gizi, gudang dan power house.

Kemudian Zona B meliputi fasilitas penampungan dan fasilitas pendukung seperti ruang isolasi, ruang observasi, Laboratorium, ruang sterilisasi, GWT, Central Gas Medik, instalasi jenazah, landasan helikopter (helipad), dan zona utilitas.

Lalu Zona C yang akan digunakan untuk memanfaatkan cadangan lahan atau digunakan sesuai kebutuhan. Adapun total kapasitas tampung yang dibangun untuk pasien terdiri dari 1.000 tempat tidur .

"Target yang diberikan Bapak Presiden adalah 2-3 minggu harus selesai dan siap untuk dimanfaatkan," ucap Basuki.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X