Petugas Kebersihan di Prabumulih Dapat Bantuan Rumah Rp 35 Juta

Kompas.com - 28/02/2020, 11:06 WIB
Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid saat melakukan Ground Breaking Rumah Berbasis Komunitas Petugas Kebersihan Kota Prabumulih di Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (27/2/2020). Dok. BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PENYEDIAAN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPRDirektur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid saat melakukan Ground Breaking Rumah Berbasis Komunitas Petugas Kebersihan Kota Prabumulih di Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (27/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pelaksanaan Program Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas (P2BK) untuk masyarakat Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.

Saat ini, sudah ada 223 orang tergabung dalam komunitas petugas kebersihan untuk mendapatkan bantuan P2BK tersebut. Nilai bantuan sebesar Rp 35 juta per unit rumah

"Kami akan terus mendorong pembangunan perumahan bagi masyarakat yang tergabung dalam komunitas diberbagai daerah di Indonesia," ucap Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Kamis (27/2/2020).

Baca juga: Rusun, Solusi Merumahkan Warga Jakarta

Menurut Khalawi, Pemerintah Pusat memerlukan dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat untuk mengatasi masalah perumahan khususnya penanganan rumah tidak layak huni (RTLH).

Program P2BK bertujuan memberdayakan masyarakat agar dapat memiliki rumah layak huni.

Pelaksanaan program P2BK untuk petugas kebersihan Prabumulih adalah salah satu bagian dari Program Sejuta Rumah.

Kementerian PUPR  mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Prabumulih yang fokus pada program pembangunan perumahan bagi masyarakat.

Berbagai kerja sama antara Pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi salah satu solusi agar Indonesia bebas dari RTLH.

"Banyak bantuan perumahan yang ada di Kementerian PUPR seperti Rumah Susun, Rumah Swadaya, Rumah Khusus dan Fasilitas Bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas. Tinggal usulkan saja kebutuhannya apa," kata Khalawi.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Program P2BK di 3 Daerah Sumatera Selatan

Berdasarkan data site plan, komplek perumahan komunitas petugas kebersihan terdiri dari 14 blok dengan jumlah unit rumah sebanyak 223 unit.

Fasilitas umum yang tersedia antara lain taman penghijauan, masjid, sarana olahraga, tempat pengelolaan sampah terpadu dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah, Jalan Lingkungan dan Drainase, Penyediaan Jaringan Air Minum.

Pembangunan program P2BK tersebut dibangun di atas lahan seluas empat hektar dengan spesifikasi rumah Tipe 36 dengan ukuran 6 x 6 meter serta luas tanah 10 x 12 meter.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X