Akhir 2021, Bandara Internasional di Ibu Kota Baru Mulai Dibangun

Kompas.com - 26/02/2020, 15:48 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan beberapa pengisi acara di Dialog Indonesia ?Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara?, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Suhaiela Bahfein/Kompas.comMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan beberapa pengisi acara di Dialog Indonesia ?Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara?, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan bandara baru bertaraf Internasional di Ibu Kota Negara (IKN), Kalimantan Timur, dimulai pada akhir tahun 2021 mendatang.

“Mestinya sih akhir tahun 2021,” pungkas Budi di sela-sela acara Dialog Indonesia Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara, Jakarta, Rabu, (26/2/2020).

Budi melanjutkan, saat ini sudah ada 3 investor asing yang tertarik membangun bandara baru di IKN. Ketiga investor tersebut berasdal dari China, Jepang, dan Korea Selatan.

Baca juga: Transportasi di Ibu Kota Negara Akan Berbasis Listrik

Namun, sebelum membangun bandara, ketiga investor asing tersebut harus mengikuti tahap sayembara desain.

Sementara itu, untuk lokasi bandara ditetapkan berjarak 15 kilometer dari pusat kota dengan skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Perlu diketahui, Kalimantan Timur telah memiliki dua bandara yakni Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan dan Bandara Sultan Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda.

Dengan begitu, bandara baru yang akan dibangun menjadi bandara ketiga di Kalimantan Timur.

PT angkasa Pura I (Persero) ditunjuk sebagai pengelola bandara baru ini. Sama seperti Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.

“Jadi, kita akan bundling tiga bandara dalam satu korporasi itu Balikpapan yang punya AP I, Samarinda yang punya Kemenhub dan kita bangun bandara internasional di IKN itu," ucap Budi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X