Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Tol Bali Mandara Disambut Antusias

Kompas.com - 25/02/2020, 12:22 WIB
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani bersama Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Sapto Amal Damandari mencoba dispenser Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Tol Bali Mandara, Selasa (25/2/2020). Hilda B Alexander/Kompas.comDirektur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani bersama Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Sapto Amal Damandari mencoba dispenser Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Tol Bali Mandara, Selasa (25/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca diresmikan pada Selasa (28/1/2020) lalu, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum ( SPKLU) mendapat antusiasme masyarakat, terutama pemilik kendaraan listrik.

Menurut Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol (JBT) Enkky Sasono, meski populasi kendaraan listrik di Bali masih belum berkembang signifikan yakni hanya 50 unit, namun kehadiran SPKLU di ruas Tol Bali Mandara sangat membantu dan memudahkan masyarakat pemilik kendaraan listrik.

Hal ini karena selisih biaya bahan bakar yang dapat dihemat sangat tinggi, dan jarak yang dapat ditempuh lebih panjang.

Baca juga: Jasa Marga Bidik Emas Green Toll Road Tol Gempol-Pandaan-Malang

Hanya dengan Rp 70.000 untuk kapasitas tangki mobil 100 persen, dapat digunakan untuk menempuh jarak sepanjang 450 kilometer.

"Sangat hemat, efisien, ramah lingkungan, dan merupakan bagian dari Program Green Toll Road yang diinisiasi Jasa Marga. Kami juga sangat mendukung kampanye Bali Green," ujar Enkky menjawab Kompas.com, Selasa (25/2/2020).

Menurut Enkky, fasilitas SPKLU memang baru tersedia satu unit. Namun ke depan, ia berharap, SPKLU lainnya bisa terbangun di semua area pintu masuk Jalan Tol Bali Mandara.

Untuk itu, PT JBT akan menggandeng komunitas pemilik kendaraan atau mobil dan motor listrik agar SPKLU dapat dimanfaatkan maksimal.

Direktur Utama PT Jasamarga Bali Toll Enkky Sasono menjelaskan mengenai Stasiun pengisian Kendaraan Listruik Umum (SPKLU) di Tol Bali Mandara, Selasa (25/2/2020).Hilda B Alexander/Kompas.com Direktur Utama PT Jasamarga Bali Toll Enkky Sasono menjelaskan mengenai Stasiun pengisian Kendaraan Listruik Umum (SPKLU) di Tol Bali Mandara, Selasa (25/2/2020).
SPKLU Tol Bali Mandara dikembangkan bersama PT JBT, PT PLN (Persero) dan PT Opinteh Djojo Indo.

SPKLU juga merupakan bentuk penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Regulasi lainnya adalah Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih dan Pergub Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

"Ini adalah sebuah langkah awal dalam mendukung apa yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, baik itu Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah Daerah,” ujar Enkky.

Selain memasang SPKLU, PT JBT juga akan mengembangkan sumber energi baru lainnya untuk transportasi yang ramah lingkungan, seperti energi sel surya atau matahari.

PT JBT telah melakukan serangkaian riset dan inovasi terkait penggunaan energi matahari. Selain menyediakan listrik teknologi ini juga dapat melindungi pengguna motor dari terpaan angin.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun 'Little Singapore' di Tangerang

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun "Little Singapore" di Tangerang

Perumahan
Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Konstruksi
Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Konstruksi
Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode 'Dynamic Compaction'

Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode "Dynamic Compaction"

Konstruksi
Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Konstruksi
Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Berita
Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Konstruksi
BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

Berita
Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Berita
Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

Berita
Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Konstruksi
Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Apartemen
Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Berita
NTB Tawarkan 8 Proyek Unggulan kepada Investor

NTB Tawarkan 8 Proyek Unggulan kepada Investor

Kawasan Terpadu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X