Jasa Marga Bidik Emas "Green Toll Road" Tol Gempol-Pandaan-Malang

Kompas.com - 25/02/2020, 08:00 WIB
Gerbang Tol Pandaan, Kabupaten Pasuruan. PT Jasamarga Pandaan TolGerbang Tol Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengincar dapat meraih sertifikat green toll road dengan peringkat emas atau gold untuk ruas Tol Gempol- Pandaan dan Pandaan-Malang. 

Sertifikasi green toll road ini sedang diproses oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, dan Green Product Council Indonesia (GPCI).

Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk Mohamad Agus Setiawan mengatakan, peresmian dan pembagian sertifikat akan dilakukan pada 13 Maret 2020 mendatang.

Baca juga: Rincian Tarif Tol Pandaan-Malang

"Ini merupakan green toll road pertama di Indonesia," ujar Agus menjawab Kompas.com, Senin (24/2/2020).

Agus menuturkan, peringkat gold optimistis dapat diraih karena ruas Tol Gempol-Pandaan yang beroperasi pada 2015 memenuhi kriteria pelayanan terbaik dengan bobot 40 persen.

Selain itu, interaksi jalan tol sepanjang 13,61 kilometer dengan lingkungan serta masyarakat sekitar juga dapat membawa manfaat signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Sementara Tol Pandaan Malang sepanjang 38,48 kilometer yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 13 Mei 2019 memenuhi kriteria green planning, dan green material dengan skor tertinggi.

"Ini karena Tol Pandaan-Malang baru dioperasikan," imbuh Agus.

 

Sertifikasi green toll road, menurut Agus, merupakan bagian dari program Jasa Marga dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dia melanjutkan, green toll road bukan semata jalan tol dihijaukan dengan tanaman dan pohon-pohon, melainkan pelayanan terbaik, jalan tol yang nyaman dan aman, rest area yang memudahkan pengguna tol, pengelolaan sampah, pengurangan polusi dan lain-lain.

Jasa Marga sendiri hingga saat ini telah menanam lebih dari 71.000 pohon di wilayah operasional jalan tol sejak 2015.

Selain itu, Jasa Marga juga menginisiasi pembinaan Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksacuci) di wilayah operasional Jalan Tol Jakarta-Tangerang.

Melalui Banksacuci, Jasa Marga mengelola sungai secara terintegrasi, yaitu dengan memelopori penanaman pohon untuk mengurangi polusi, mengelola keberagaman hayati yang berada di bantaran Sungai Cisadane, dan mengelola sampah yang didapat dari Sungai Cisadane.

Dengan adanya konsep-konsep seperti ini diharapkan dapat meringankan masalah-masalah yang berkaitan dengan lingkungan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X