Pasca-longsor, Bakal Ada Pembatasan Kendaraan di Tol Cipularang

Kompas.com - 18/02/2020, 10:31 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ditemani Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk meninjau lokasi longsor di 8 meter ruang milik jalan Tol Cipularang, Senin (17/2/2020). KOMPAS.com/ROSIANA HARYANTIMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ditemani Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk meninjau lokasi longsor di 8 meter ruang milik jalan Tol Cipularang, Senin (17/2/2020).

BANDUNG BARAT, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengimbau pengemudi kendaraan berat tidak melintasi Tol Cipularang,

Hal ini menyusul penanganan longsor di Kampung Hegarmanah RT02/RW04, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

"Lebih baik kalau mau safe kendaraan berat sementara di-reroute dulu. Nanti kami sama Pak Korlantas akan koordinasikan," kata Basuki, Senin (17/2/2020).

Namun, larangan tersebut baru sebatas rencana. Pasalnya, hal ini harus mendapatkan persetujuan dari pihak kepolisian. Dia menambahkan, jika kebijakan tersebut lebih cepat dilakukan maka akan lebih baik.

Baca juga: Hati-hati Lintasi Tol Cipularang, Ada Pekerjaan Penanganan Longsor

Senada dengan Basuki, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menuturkan, pembatasan kendaraan ini rencananya hanya akan dilakukan di jalur B atau yang mengarah ke Jakarta.

Nantinya pembatasan diberlakukan bagi kendaraan non golongan I.

"Kami serahkan ke Korlantas untuk bisa mengatur bagaimana fiturnya, supaya penanganan strukturnya bisa kami lakukan dengan baik secepat mungkin," ucap Danang.

Jika usul tersebut disetujui, Danang mengatakan, pembatasan kendaraan akan diberlakukan selama tujuh hari.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X