Furnitur Karya Desainer Indonesia Mejeng di Stockholm Design Week 2020

Kompas.com - 11/02/2020, 10:39 WIB
Stephanie Getty, seorang arsitek asal Jakarta, bersama sang suami David Getty, dalam ajang Stockholm Design Week 2020, Selasa (11/2/2020). KOMPAS.com/IhsanuddinStephanie Getty, seorang arsitek asal Jakarta, bersama sang suami David Getty, dalam ajang Stockholm Design Week 2020, Selasa (11/2/2020).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

STOCKHOLM, KOMPAS.com - Ajang Stockholm Design Week kembali digelar awal 2020 di arena ekshibisi Stockholmassan, sisi selatan kota Stockholm, Swedia.

Pameran desain yang digelar tiap tahun ini diikuti ratusan peserta yang datang dari berbagai negara.

Tahun ini, ada peserta yang berasal dari Indonesia. Ia adalah Stephanie Getty, seorang desainer asal Jakarta.

Booth C05:54 tempat Stephanie memamerkan karya furnitur andalannya cukup ramai pengunjung saat Kompas.com menyambanginya pada Rabu (5/2/2020) lalu.

Bersama suaminya David Getty yang berkebangsaan Amerika Serikat, Stephanie menjelaskan hasil karyanya kepada pengunjung pameran.

Baca juga: 7 Inspirasi Pola Garis Desain Interior yang Abadi

Kepada Kompas.com, Stephanie menceritakan, ia dan suaminya memang sudah lama bercita-cita bisa berpartisipasi dalam ajang pameran bergengsi ini.

Surrounding Objects, produk furnitur karya Stephanie Getty, arsitek asal Jakarta, di Stockholm Design Week 2020, Selasa (11/2/2020). KOMPAS.com/Ihsanuddin Surrounding Objects, produk furnitur karya Stephanie Getty, arsitek asal Jakarta, di Stockholm Design Week 2020, Selasa (11/2/2020).

Keinginan itu sudah muncul saat ia dan suaminya yang merupakan seorang arsitek mengunjungi pameran ini pada lima tahun lalu.

Sejak saat itu, ia dan suami pun mencoba membuat desain yang layak untuk dipamerkan di ajang internasional.

Stephanie mengakui tidak mudah untuk menembus level ini. Selain desain furniturnya harus menarik dan inovatif, juga mesti ramah lingkungan.

"Generasi sekarang kan semua furnitur, kita harus memikirkan bahan materialnya sendiri, harus sustainable dan bersertifikat. Kalau enggak ada sertifikat, enggak akan bisa keluar dari Indonesia," kata Stephanie.

Baca juga: Desain Rumah Minimalis Elegan Karya Erwin Kusuma

Di Jakarta, Stephanie sebenarnya sudah mempunyai galeri di wilayah Gandaria yang dinamai Surrounding Objects. Sementara bengkelnya berada di Cibitung, Bekasi.

Namun untuk mengikuti pameran ini, ia tak bisa hanya mengandalkan furnitur yang sudah ada di galerinya.

Oleh karena itu ia merancang sejumlah sejumlah furnitur baru dari bahan-bahan ramah lingkungan.

"Jadi lima tahun terakhir kami riset material di Indonesia apa aja nih yang bisa kami pakai di furnitur," ucap Stephanie Getty.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X