Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Optimisme 2020: Milenial Pasar Utama Sektor Properti

Kompas.com - 10/02/2020, 10:00 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

"Milenial, mereka lebih tertarik ke rumah simpel tapi bisa dikonversi menjadi tempat kerja dan usaha. Luas tidak jadi soal, selama desain cukup, dan bisa memenuhi kebutuhan. Banyak juga yang tertarik jika bisa dipakai jadi tempat usaha," tutur Maria.

Amran menambahkan, pasar milenial juga harus diperlakukan berbeda. Salah satu faktor penarik adalah tawaran hunian dengan harga jual terjangkau, atau maksimal Rp 500 juta.

Menurut Amran, pengembang perlu mengetahui sasaran konsumennya. Pasar properti residensial di atas Rp 1 miliar saat ini sedang landai.

Selain itu, bila pada zaman dulu pertimbangan membeli rumah adalah lokasi, namun saat ini tren tersebut telah berubah.

Bagi konsumen yang berasal dari kalangan usia tersebut, lokasi saja tidak cukup untuk menarik mereka membeli rumah.

Menurutnya, saat ini, meski lokasi rumah berada di area strategis, namun jika produk yang ditawarkan tidak sesuai baik dari sisi harga maupun fungsinya, maka bisa saja properti tersebut tidak laku.

Baca juga: Milenial, Pameran Rumah Ini Buat Kalian! Banyak Promo, Harga Murah...

Upaya lain untuk menggaet kalangan ini adalah dengan melakukan inovasi dalam hal pembayaran.

Untuk itu developer perlu memformulasikan produk, desain, dan harganya agar sesuai dengan kantong milenial.

"Misal area premium seperti Jakarta Barat, dibuat kavling dengan panjang 5 meter kali 8 meter dua lantai. Lalu dijual dengan harga Rp 600 juta. Itu salah satu cara menarik milenial," kata Amran.

Amran juga menyebut, developer perlu memanfaatkan keberadaan transportasi publik yang semakin memudahkan mobilitas konsumen.

Ilustrasi.shutterstock Ilustrasi.
Tawaran kemudahan

Dengan potensi besar yang ada, pengembang dan perbankan pun ramai-ramai memberikan kemudahan bagi milenial untuk memiliki hunian.

Sales Officer Non-Subsidizied Mortgage & Personal Lending Division (NSPD) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Diky Irawan menuturkan, pihaknya merancang program khusus bagi milenial.

Pihaknya meluncurkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang ditujukan khusus bagi kalangan dengan usia antara 21-35 tahun.

Adapun fitur dan komposisi yang ditawarkan disesuaikan dengan kondisi milenial.

"Lewat KPR Gaess for milenial kami hadirkan kemudahan. Uang muka yang kami tawarkan mulai dari 1 persen dengan suku bunga hanya 5,7 persen," ucap Diky.

Baca juga: Sisi Gelap Desain Kantor Modern yang Dianggap Ramah Milenial

Program lain yang ditawarkan adalah KPR Zero. Dicky menuturkan, debitur bisa mendapatkan cuti membayar utang pokok hingga dua tahun. 

Bank pelat merah tersebut meawarkan kemudahan pengajuan Kredit Pemilikan Rumah melalui website dan aplikasi pada smartphone.

"Milenial yang dicari mudah dan murah. Euforianya perkembangan teknologi. Kami coba dekatkan dengan pengajuan KPR," kata Dicky.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Berita
Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Berita
Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Ritel
Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Tips
Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Berita
Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Berita
Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Berita
Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Hunian
Hakim Lakukan Pemeriksaan Setempat di Lahan Hotel Sultan

Hakim Lakukan Pemeriksaan Setempat di Lahan Hotel Sultan

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com