Transportasi Publik Harus Jadi Program Strategis Nasional

Kompas.com - 27/01/2020, 13:18 WIB
Hino FB130 sebagai bus sedang, 15 unit untuk Trans Jogja. HMSIHino FB130 sebagai bus sedang, 15 unit untuk Trans Jogja.

Di samping itu, ada persyaratan teknis pelelangan operator angkutan umum, yakni mampu memiliki atau menyediakan Siap Guna Operasi (SGO) dari jumlah kendaraan pada kontrak, dan memiliki izin usaha/izin penyelenggaraan angkutan umum yang masih berlaku.

Kemudian memenuhi persyaratan yang tercantum dalam dokumen pengadaan, dan memiliki modal kerja paling sedikit sebesar jumlah biaya operasional, biaya perawatan, biaya overhead dan biaya pajak selama 3 bulan.

Untuk penyelengaraan itu disediakan anggaran sebesar Rp 250 miliar (tahun 2020) yang akan digunakan untuk pembelian layanan melalui bantuan teknis di 5 kota percontohan, pembangunan Intelligent Transport System atau ITS (fleet management) dan manajemen pengelola.

Besaran anggaran yang dialokasikan per daerah tergantung hasil studi Dokumen Perencanaan. Semakin besar anggaran yang dialokasikan perdaerah maka pelaksanaan revitalisasi bisa lebih menyeluruh di kota tersebut.

Bantuan diharapkan dilakukan selama 4 tahun dengan skema tahun jamak atau multi years. Tujuannya agar ada keberlanjutan (sustainability) bagi sistem transportasi yang dibangun serta kepastian usaha bagi pihak operator.

Skema buy the service yang dirancang memprioritaskan operator yang masih ada. Akan tetapi, operator tersebut harus mampu menyesuaikan dengan standar pelayanan minimum (SPM) yang sudah ditetapkan dan memenuhi persyaratan lelang.

Kita bisa mencontoh Singapura. Pemerintah Singapura memberikan subsidi untuk transportasi publik dalam 5 tahun (2010-2015) sebesar 14 miliar dollar Singapura atau kira-kira 4 miliar dollar Singapura per tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk rentang 5 tahun berikutnya sebesar 26 miliar dollar Singapura. Rata-rata penumpang harian MRT dan bus adalah 1,33 juta dan 2,78 juta pada tahun 2005.

Tahun 2015 naik dua kali lipat menjadi 2,89 juta penumpang per hari untuk MRT dan naik sepertiga menjadi 3,8 juta untuk bus (Chia Jean, 2017).

Subsidi transportasi umum adalah keniscayaan, karena transportasi umum adalah kebutuhan dasar layanan publik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X