Insinyur Indonesia Dihukum Penjara Nyaris 2 Tahun Terkait Robohnya "Viaduct" di Singapura

Kompas.com - 03/12/2019, 13:21 WIB
Robert Arianto Tjandra (TODAY file photoRobert Arianto Tjandra

Pertama, melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain di tempat kerja.

Kemudian gagal mengambil langkah dan melakukan uji tuntas guna memastikan pekerjaan bangunan selaras dengan peraturan, dan mengesahkan pekerjaan bangunan yang harus dilakukan tanpa persetujuan.

Selain itu, dia dituduh lalai dan tidak melaporkan adanya cacat dalam pekerjaanya. 

Tetapi, alih-alih menandai temuan dan melaporkannya, Robert berusaha menyembunyikan kesalahan desainnya dari Otoritas Bangunan dan Konstruksi dengan menambahkan tulangan pada corbel tanpa persetujuan.

Tim penuntut yang terdiri dari enam orang menunjukkan kecerobohan Robert dan menganggap ia meurpakan orang yang kurang berkompeten.

"Orang-orang yang berkualitas ( desain) merupakan salah satu pilar industri konstruksi," ujar salah satu jaksa penuntut.

Para anggota tim penuntut mengatakan, jika masyarakat mengandalkan orang yang handal dan memenuhi persyaratan untuk bekerja.

Selain Robert, lima orang lain serta kontraktor utama, Kim Peow Contractors didakwa atas keterlibatan mereka dalam kasus ini.

Sama seperti Robert, OKP juga didenda 10.000 dollar Singapura atau sekitar Rp Rp 103,39 juta, karena melakukan pengerjaan penguatan tanpa izin pada struktur pendukung viaduct.

Bukan itu saja, kontraktor ini juga menghadapi dakwaan lain atas kematian dan cedera yang dialami para pekerja.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X