Tim penuntut yang terdiri dari enam orang menunjukkan kecerobohan Robert dan menganggap ia meurpakan orang yang kurang berkompeten.
"Orang-orang yang berkualitas (desain) merupakan salah satu pilar industri konstruksi," ujar salah satu jaksa penuntut.
Para anggota tim penuntut mengatakan, jika masyarakat mengandalkan orang yang handal dan memenuhi persyaratan untuk bekerja.
Selain Robert, lima orang lain serta kontraktor utama, Kim Peow Contractors didakwa atas keterlibatan mereka dalam kasus ini.
Sama seperti Robert, OKP juga didenda 10.000 dollar Singapura atau sekitar Rp Rp 103,39 juta, karena melakukan pengerjaan penguatan tanpa izin pada struktur pendukung viaduct.
Bukan itu saja, kontraktor ini juga menghadapi dakwaan lain atas kematian dan cedera yang dialami para pekerja.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.