Kisah Hasniati, Terbebas dari Utang Rentenir, Jadi Eksportir Saraba

Kompas.com - 27/11/2019, 23:22 WIB
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Surya Tjandra saat penyerahan sertipikat tanah di Kabupaten Soppeng, Sulawesi selatan. Dokumentasi Biro Humas Kementerian ATR/BPNWakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Surya Tjandra saat penyerahan sertipikat tanah di Kabupaten Soppeng, Sulawesi selatan.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) Surya Tjandra menyambut gembira upaya Hasniati yang mampu memenuhi pasar Finlandia.

Agar lebih banyak lagi masyarakat yang mendapatkan manfaat dari sertipikat tanah ini, Surya menerapkan sejumlah strategi percepatan kegiatan Reforma Agraria, Redistribusi, dan Konsolidasi Tanah.

"Kami akan terus mengintensifkan komunikasi dengan seluruh stake holders, baik di internal Kementerian ATR/BPN, kantor wilayah, kantor pertanahan maupun lintas sektor kemerintan dan lembaga," ucap Surya.

Baca juga: Surya Bentuk Special Vehicle Kejar 126 Juta Bidang Tanah Terdaftar

Surya mengatakan bahwa Reforma Agraria merupakan program prioritas yang saat ini diseriusi oleh pemerintah.

Dalam reforma agraria terdiri dari dua komponen, yakni asset reform dan access reform. 

"Asset reform merupakan sertipikat tanah yang sedang bapak ibu terima sekarang. Untuk itu, harus dijaga dengan baik dan jangan sampai rusak atau hilang," imbub dia.

Sedangkan, access reform merupakan bentuk pemberdayaan dari sertipikat tanah yang diperoleh.

Ilustrasi Sertifikat TanahKOMPAS.com/SRI LESTARI Ilustrasi Sertifikat Tanah
"Saya sarankan agar masyarakat yang memiliki sertipikat tanah untuk membentuk koperasi, badan usaha milik desa atau bentuk lainnya. Nantinya ini akan dibina oleh dinas koperasi atau pemerintah daerah setempat. Saya juga mengajak Kantor Pertanahan agar lebih proaktif dalam kegiatan access reform ini," kata Surya.

Dia kemudian berpesan agar seluruh jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan maupun Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota dapat bekerja secara cepat.

"Jika ada pekerjaan yang belum selesai agar segera diselesaikan. Mengenai target redistribusi tanah, mohon bantuan dari Pemerintah Daerah maupun masyarakat mengenai lokasi selanjutnya. Apabila sudah ada, agar disampaikan ke Kantor Pertanahan," tutur Surya.

Baca juga: Ruang Kerja Kementerian ATR akan Dibuat Senyaman Coworking Space

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X