Kompas.com - 16/11/2019, 11:00 WIB

"Problemnya adalah karena ini pasca-bencana, mesti di-assessment dulu, ini orangnya bisa nyicil enggak. Ini kan mesti dikembalikan dananya, bukan bantuan," ujar Topo.

Seperti diketahui, Produk KPR SMF pasca-bencana merupakan fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah, terkait pemulihan permukiman terdampak bencana.

Baca juga: Danai 68.000 Rumah Subsidi, SMF Siapkan Rp 2,2 Triliun

Melalui program ini, diharapkan pembangunan atau perbaikan rumah rusak di daerah terdampak bencana segera terealisasi.

Selain itu, program ini diharapkan dapat memberikan efek domino pada pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.