Kompas.com - 09/11/2019, 07:00 WIB
Desain interior kamar anak di apartemen karya Fiano www.arsitag.comDesain interior kamar anak di apartemen karya Fiano

KOMPAS.com - Tidak ada aturan baku dalam mendesain kamar tidur anak secara khusus. Kamar tidur anak bisa saja dirancang dengan dinding putih polos dan furnitur standar simpelnya kamar tidur.

Akan tetapi, kamar tidur anak yang didesain lucu dan menyenangkan ternyata bisa membantu menstimulasi imajinasi mereka

Lantas, seperti apa desain kamar tidur yang cocok untuk anak-anak?

Teruntuk Anda yang sedang membutuhkan referensi panduan desain kamar tidur anak, berikut ini beberapa inspirasi desain lucu dan menggemaskan yang mendukung tumbuh kembang anak.

1. Permainan Warna-warna

Kamar anak pada proyek Inset House, karya: Delution FernandoGomulya Kamar anak pada proyek Inset House, karya: Delution
Jangan hanya menggunakan satu atau dua warna saja. Untuk kamar tidur anak, bermainlah dengan beberapa warna sekaligus dan jangan takut untuk menggunakan warna-warna kontras.

Warna yang beragam akan membantu menstimulasi imajinasi anak saat sedang bermain dan belajar di kamar.

Tak terbatas pada dinding saja, warna-warna juga bisa diaplikasikan hingga ke langit-langit kamar, furnitur, maupun aksesoris dekorasi kamar.

2. Rak Penyimpanan

Biarkan kreativitas anak mengalir bebas. Tentu saja kebersihan dan kerapian kamar tetap harus terjaga supaya anak merasa nyaman beraktivitas di kamar tidurnya.

Selain menimbulkan rasa tak nyaman, kamar yang berantakan membuat barang-barangnya tak terlihat dan sulit ditemukan.

Karena itu, dalam mendesain kamar tidur anak, wajib ditambahkan rak-rak penyimpanan.

Untuk menyiasati keterbatasan ruang, rak penyimpanan bisa dibuat memenuhi satu sisi dinding.

Atau belilah furnitur yang sudah dilengkapi dengan rak penyimpanan. Misalnya saja, ranjang anak dengan laci penyimpanan di bagian bawahnya.

Keberadaan tempat penyimpanan ini sekaligus akan membiasakan anak untuk menjaga kerapian, kebersihan, dan bertanggung jawab pada barang-barang miliknya.

3. Berbagi Kamar Tidur

Anak akan tumbuh berkembang menjadi seorang individu. Secara bertahap, ia akan mulai mencoba untuk mandiri, mengenal rasa kepemilikan, dan juga konsep teritorial ketika ia memasuki usia sekolah.

Karena itulah, anak lebih senang punya kamar sendiri dan terpisah dari orangtuanya. Lantas, bagaimana jika anak harus berbagi kamar tidur bersama saudaranya?

Untuk menciptakan area privasi bagi anak, sebaiknya sediakan ranjang masing-masing. Misalnya saja dengan memilih model ranjang sorong, ranjang tingkat, atau twin bed yang ditempatkan bersebelahan.

Kemudian, gunakan warna, motif, atau nuansa yang berbeda sesuai kesukaan anak agar anak merasa lebih nyaman.

4. Desain Kamar Tidur Anak Sesuai Usianya

Desain kamar tidur anak yang menggunakan dekorasi karakter kartun umumnya cocok untuk anak-anak yang berusia lebih muda.

Sedangkan, untuk anak-anak yang mulai beranjak dewasa, mereka sudah bisa menentukan sendiri dekorasi yang diinginkan.

Anda bisa memberi kejutan dengan mendesain kamar tidur sesuai hobi mereka atau karakter super hero favorit. Jadi, pertimbangkan usia anak saat mendesain kamar tidurnya, ya.

5. Penggunaan Mural

Mural tak lagi sekadar dekorasi untuk ruangan. Mural telah menjadi elemen desain yang mencerminkan karakter penghuni kamar dan juga berkaitan dengan arsitektur.

Untuk kamar tidur anak, mural dengan tema alam dan binatang bisa menjadi pilihan.

Jangan lupa sesuaikan warna-warna aksesori dan perabotan dengan warna yang digunakan pada mural. Agar kamar anak terlihat serasi dan cantik.

6. Gaya Desain Kekinian

Tersedia beragam tren gaya desain interior yang bisa Anda adopsi. Mulai dari gaya desain Skandinavian, bohemian, rustic, vintage, industrial, hingga modern.

Gaya desain kekinian tak hanya cocok untuk kamar tidur orang dewasa saja, lho. Kamar tidur anak-anak pun bisa mengusung gaya desain kekinian.

Tentu saja, sentuhan dekorasi khas anak-anak wajib ditambahkan. Misalnya saja lukisan binatang dan boneka-boneka.

7. Memilih Furnitur

Ada banyak pilihan furnitur lucu yang cocok untuk desain kamar tidur anak. Tak harus memilih furnitur standar berwarna putih atau warna coklat kayu.

Cobalah untuk memilih furnitur dengan warna-warna yang lebih ceria. Misalnya saja warna hijau, biru, keemasan, atau merah muda. Pertimbangkan pula untuk memilih model-model furnitur yang unik dan lucu.

Tentu saja dalam memilih warna dan model furnitur ini, pastikan furnitur akan berpadu serasi dengan desain kamar tidur yang direncanakan.

Nah, berbekal panduan desain kamar tidur anak ini, pastinya kamar tidur anak tak lagi membosankan.

Kamar tidur yang lucu dan menggemaskan akan membuat anak betah beraktivitas di dalam kamarnya. Tumbuh kembang anak pun terbantu berkat desain yang menstimulasi kreativitas anak.

Tertarik untuk mempraktikkannya?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.