Soal Kasus Pinjaman Dana Individual, Hanson: Ada Oknum yang Bermain

Kompas.com - 08/11/2019, 19:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) Rony Agung Suseno mengaku, perseroan sama sekali tidak mengetahui bahwa logo Hanson disandingkan dengan logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari marketing properti.

“Pertama, yang menggunakan logo OJK dan Hanson adalah oknum. Saya sendiri tidak tahu, begitu juga marketing properti kami tidak tahu. Kami juga sudah telusuri," jelas Rony Agung Suseno ketika konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Jumat (8/11/2019).

Baca juga: OJK Desak Hanson International Kembalikan Uang Nasabah

Pihak Hanson sendiri juga tidak tahu alasan para oknum menggunakan logo Hanson dan OJK untuk salah satu program properti terkait pinjam-meminjam.

Untuk diketahui, dana yang berhasil dihimpun dari praktik pinjaman dana individual ini senilai lebih dari Rp 2 triliun.

Oleh karena itu, pengembang properti ini telah menegaskan berkali-kali untuk tidak memperbolehkan para oknum tersebut memasarkan pinjaman kepada publik dengan menggunakan logo Hanson dan juga OJK.

Baca juga: Berkat Digital Marketing, Hanson Group Raup 4 Kali Lipat Penjualan

Sebelumnya diberitakan, Hanson Internasional mendapat teguran keras dari Satgas Waspada Investasi karena melakukan perjanjian bilateral untuk memperoleh pinjaman individual jangka pendek.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.