Tembus "Topping Off", Harga Tamansari Bintaro Jadi Rp 28 Juta/M2

Kompas.com - 19/10/2019, 19:18 WIB
GM Tamansari Bintaro Mansion Widoko, Direktur Operasi Wika Realty Sunyamat, Direktur Utama Wika Realty H. Moh Ridwan Agung Salladin, Direktur Project Sales and Marketing Lukman Julianto, dan Direktur Utama Ciriajasa Gaharu Kurdi, dalam prosesi topping Off Tamansari Bintaro, Sabtu (19/10/2019). Dokumentasi Wika RealtyGM Tamansari Bintaro Mansion Widoko, Direktur Operasi Wika Realty Sunyamat, Direktur Utama Wika Realty H. Moh Ridwan Agung Salladin, Direktur Project Sales and Marketing Lukman Julianto, dan Direktur Utama Ciriajasa Gaharu Kurdi, dalam prosesi topping Off Tamansari Bintaro, Sabtu (19/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Wijaya Karya (Wika) Realty dan PT Gaharu 88 Property secara resmi menutup atap (topping off) proyek apartemen Tamansari Bintaro Mansion, Sabtu (19/10/2019).

Prosesi penutupan atap ini menandai tahap akhir pembangunan struktur bangunan yang berlokasi di Jombang, Tangerang Selatan.

Direktur Utama Wika Realty Agung Salladin mengatakan, proses pembangunan Tamansari Bintaro Mansion tepat waktu, sesuai target yang ditetapkan.

"Akhir tahun 2020 nanti siap digunakan, dan diserahterimakan kepada konsumen," kata Agung.

Tamansari Bintaro Mansion mencakup satu menara sebanyak 476 unit. Wika Realty dan Gaharu menawarkan 3 pilihan unit.

Baca juga: Wika Realty Siapkan Rp 3 Triliun Belanja Modal 2019

Masing-masing adalah tipe Studio Pinewood seluas 25 meter persegi, 1 Bedroom Rosewood ukuran 33 meter persegi, 2 Bedroom Acacia 66 meter persegi, dan 3 Bedroom Cinnamon 78 meter persegi.

Untuk mendapatkan unit-unit tersebut, konsumen harus merogoh kantong setidaknya Rp 700 juta hingga Rp 1,3 miliar, atau Rp 28 juta per meter persegi.

Harga apartemen ini terhitung tinggi ketimbang properti sejenis di kawasan yang sama dengan rata-rata serentang Rp 18 juta hingga Rp 25 juta per meter persegi.

Harga Tamansari Bintaro Mansion setara dengan Saumata Suites besutan PT Sutera Agung Properti yang juga dibanderol Rp 28 juta per meter persegi.

Ruang ritel

Agung menuturkan, harga aktual tersebut bisa tercapai karena pertumbuhan organik seiring perkembangan konstruksi, dan tingginya permintaan.

"Selain itu, kami juga menambahkan fitur internet berkecepatan tinggi untuk kebutuhan para pemilik dan penghuni yang merupakan kalangan muda dengan mobilitas tinggi," ungkap Agung.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X