Kompas.com - 28/09/2019, 09:00 WIB
Pulau Rinca KOMPAS.COM/DANI PRABOWOPulau Rinca

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Dermaga Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur merupakan  tempat bersandar kapal pengangkut kargo sekaligus wisatawan.

Kelak, kedua fungsi tersebut akan dipisahkan untuk memberikan kenyamanan bagi turis yang hendak berlibur.

Kepala Badang Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Hadi Sucahyono menjelaskan, saat ini kajian terkait pemisahan tersebut masih dipelajari Kementerian Perhubungan.

"Presiden minta pelabuhan dipisahkan dermaganya. Nanti dibangun khusus pelabuhan kargo," kata Hadi di Labuan Bajo, Jumat (27/9/2019).

Baca juga: Rp 822 Miliar Disiapkan untuk Pengembangan Labuan Bajo 2020

Ada dua opsi yang saat ini tengah dikaji, yaitu kawasan Bari di wilayah utara dan Nangan Bido di wilayah selatan.

Tugas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) nantinya adalah membangun akses menuju pelabuhan tersebut.

Hadi mengungkapkan, masing-masing wilayah memiliki kelebihan dan kekurangannya. Untuk wilayah Bari, memiliki kedalaman yang cukup untuk kapal kargo bersandar, namun lokasinya cukup jauh dibandingkan pelabuhan saat ini.

Sementara untuk Nanga Bido, lokasinya cukup dekat namun kedalamannya kurang.

Ia menambahkan, setelah pemindahan pelabuhan kargo dilakukan, pelabuhan khusus wisatawan akan dikembangkan menjadi sebuah kawasan obyek wisata bahari.

Misalnya, dengan menata kawasan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi kendaraan antar jemput wisatawan.

"Juga dibuat plaza sampai ke Bukit Pramuka. Sehingga turis bisa jalan kaki, olahraga dan segala macam," imbuh Hadi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X