Tol Cisumdawu, Jalan Bebas Hambatan Terindah di Indonesia

Kompas.com - 06/09/2019, 07:00 WIB
Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRTol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu)

Fase II sepanjang 10,7 kilometer, progres konstruksinya 74,62 persen dan lahan yang bebas 92,2 persen. Pengerjaan fase II oleh MCC, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Nindya Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan skema joint operation.

Seksi III Sumedang-Cimalaka sepanjang 4 kilometer dikerjakan oleh PT Girder Indonesia dengan progres konstruksi 78,01 persen dan lahan bebas 99 persen.

Seksi IV Cimalaka-Legok sepanjang 8,20 kilometer dan Seksi V Legok–Ujungjaya sepanjang 14,90 kilometer belum menunjukkan progres pembebasan lahan.

Sementara Seksi VI Ujungjaya–Kertajati 6,06  kilometer, konstruksinya belum mulai dengan progres lahan 16 persen.

Untuk mempercepat pengadaan lahan, Kementerian PUPR melalui Satker Pembangunan Tol Cisumdawu, Ditjen Bina Marga, terus meningkatkan koordinasi dengan instansi lain yaitu Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sumedang, Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Selain lahan, pembangunan tol ini juga menghadapi medan berat berupa kawasan lembah perbukitan sehingga dilakukan pekerjaan penggalian dan penimbunan.

Terdapat lintasan kritis sekitar 1 kilometer berupa pekerjaan galian masif setinggi 70 meter dengan volume 5 juta meter kubik, yang merupakan lahan belum bebas.

Kendala tersebut mengakibatkan konstruksi fase II yang semula dijadwalkan selesai pada September 2019, akan diperpanjang menjadi September 2020.

Kehadiran Tol Cisumdawu akan memperlancar akses kendaraan dari Bandung menuju Bandara International Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, dan mendukung pengembangan kawasan “segitiga emas” Cirebon-Subang-Majalengka (Rebana) sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X