Pengembang FLPP Terancam Gulung Tikar

Kompas.com - 27/08/2019, 16:45 WIB
Ilustrasi rumah Kementerian PUPRIlustrasi rumah
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Nasib pengembang hunian subsidi yang memanfaatkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan ( FLPP) terancam gulung tikar. Hal ini sudah terjadi dan dialami sejumlah pengembang di Subang, Jawa Barat.

Menipisnya kuota FLPP tahun anggaran 2018-2019 dianggap sebagai penyebab nasib para pengembang rumah subsidi tersebut di ujung tanduk.

Ketua Komtap Kadin Properti Setyo Maharso mengatakan, pembangunan FLPP merupakan salah satu ujung tombak pemerintah dalam memenuhi target Program Sejuta Rumah (PSR).

Namun, pemerintah kurang memberikan perhatian lebih terhadap pelaku usaha sektor perumahan subsidi.

"Intinya, dengan habisnya kuota FLPP ini menyebabkan ketidakpastian industri properti. Terutama para pengembang properti baik REI, Himpera, Pengembang Indonesia, yang 70 persen anggotanya merupakan pengembang rumah FLPP," kata Setyo di Kantor Kadin, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Baca juga: Kuota FLPP Tak Kunjung Cair, REI Jabar Sangsi Target Sejuta Rumah Tercapai

Sebagai informasi, dana FLPP disalurkan melalui 39 bank pelaksana penyalur yang mencakup  bank umum nasional dan 39 bank pembangunan daerah.

Namun dari jumlah tersebut hanya 18 bank pelaksana yang mampu menyalurkan KPR FLPP lebih dari 50 persen dari kuota yang diberikan berdasarkan Perjanjian Kerjasama Operasi (PKO).

Hingga kuartal II-2019, baru 67 persen KPR FLPP yang telah tersalurkan ke masyarakat dari total target 68.858 unit. Itu artinya, masih ada 22.084 unit yang hingga kini belum tersalurkan.

Pada saat yang sama, Kementerian PUPR telah mengevaluasi pelaksanaan penyaluran KPR FLPP. Bank pelaksana yang kinerjanya di bawah 25 persen, kuotanya dialokasikan ke Bank BTN atau bank lain yang kinerjanya positif.

Dari peralihan alokasi ini, terdapat sekitar 5.000 unit rumah FLPP yang berganti bank penyalur.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setiap Hari, Empat Korban Covid-19 Dimakamkan di San Diego Hills

Setiap Hari, Empat Korban Covid-19 Dimakamkan di San Diego Hills

Kawasan Terpadu
Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Konstruksi
Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun 'Little Singapore' di Tangerang

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun "Little Singapore" di Tangerang

Perumahan
Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Konstruksi
Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Konstruksi
Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode 'Dynamic Compaction'

Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode "Dynamic Compaction"

Konstruksi
Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Konstruksi
Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Berita
Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Konstruksi
BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

Berita
Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Berita
Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

Berita
Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Konstruksi
Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Apartemen
komentar di artikel lainnya
Close Ads X