Tol Kunciran-Serpong Beroperasi, Triniti Rilis Produk Baru

Kompas.com - 13/08/2019, 07:00 WIB
Founder Triniti Land Bong Candra berpose di depan maket Collins Boulevard diapit jajaran direksi. Hilda B Alexander/Kompas.comFounder Triniti Land Bong Candra berpose di depan maket Collins Boulevard diapit jajaran direksi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal beroperasinya Jalan Tol Kunciran-Serpong Semester II-2019 ini direspon cepat oleh pengembang properti Triniti Land.

Perusahaan ini berencana melansir produk baru apartemen The Scott Residence pada bulan Oktober 2019. The Scott Residence ini berada di area pengembangan Collins Boulevard Superblock, Serpong, Tangerang.

Vice President Director Triniti Land Bong Chandra mengatakan, infrastruktur baru tersebut sejatinya akan memunculkan aktivitas-aktivitas ekonomi baru yang belum pernah ada.

Nah, aktivitas inilah yang akan menciptakan permintaan (demand) baru akan hunian atau tempat tinggal.

Baca juga: Triniti Land Pastikan IPO November 2019

"Kami sedang mempersiapkan produk baru. The Scott Residence akan kami rilis pada Oktober 2019," sebut Bong kepada Kompas.com, Senin (12/8/2019).

Terlebih dengan dibukanya Tol Kunciran-Serpong, Triniti akan memanfaatkannya semaksimal mungkin. Karena aksesibilitas dan infrastruktur adalah salah satu faktor utama yang dijadikan pertimbangan masyarakat untuk membeli hunian.

Ada pun harga perdana The Scott Residence mulai dari Rp 23 juta per meter persegi. Serupa dengan menara lainnya yang sudah lebih dulu dipasarkan, The Scott Residence juga ditujukan untuk pasar eksekutif dan keluarga muda.

Selain merencanakan peluncuran The Scott Residence, saat ini Triniti tengah konsentrasi menyelesaikan beberapa proyek.

Antara lain, tutup atap atau topping off  The Smith, dan serah terima secara bertahap Yukata Suites. Harga aktual dua apartemen ini senilai Rp 28 juta per meter persegi dan Rp 30 juta per meter persegi.

Sementara dua proyek lainnya yakni Brooklyn dan Springwood sudah diserahterimakan seluruhnya kepada konsumen.

Saat ini harga jual Brookly sudah menyentuh angka Rp 28 juta per meter persegi, sedangkan Springwood sekitar Rp 23 juta per meter persegi.

Tak hanya di Serpong, Triniti Land juga tengah membangun proyek terbaru di Batam, Kepulauan Riau.

Proyek yang diberi nama Marcs Boulevard tersebut menempati area seluas 20 hektar yang mencakup kondominium ringkat rendah, ruko, townhousessmall office home office (SOHO), universitas, dan mal gaya hidup.

"Harga perdana Marcs Boulevard sekitar Rp 21 juta per meter persegi," sebut Bong.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X