Perusakan Kompleks GBK Senayan Dikecam

Kompas.com - 12/07/2019, 22:00 WIB
Stadion Utama GBK Senayan Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRStadion Utama GBK Senayan

Tak tanggung-tanggung, dana yang digelontorkan untuk merenovasi dan merevitalisasi Kompleks GBK Senayan nyaris Rp 3 triliun atau tepatnya Rp 2,8 triliun.

Dana ini termasuk rancang dan bangun (design and build) untuk pembangunan dan rehabilitasi 14 venue GBK dan lima paket konsultasi. 

Wajar jika kemudian Danis mengecam perusakan fasilitas olahraga kebanggaan rakyat Indonesia ini terjadi lagi.

Bahkan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sampai menangis menyaksikan perusakan pertama yang terjadi pada Februari 2018 lalu.

"Saya menangis betul di Yogyakarta (saat mengetahui hal tersebut). Kenapa sampai begitu, kan eman-eman," ujar Basuki.

Ia mengatakan, perjuangannya tidak main-main saat memperbaiki Kompleks GBK, khususnya Stadion Utama.

Hal itu dilakukannya dalam rangka untuk meyakinkan Olympic Council of Asia (OCA) bahwa Indonesia mampu memiliki stadion bertaraf internasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai informasi, aksi perusakan ini bukan kali pertama terjadi. Pada Februari 2018 lalu, Stadion Utama dan Kompleks GBK Senayan juga dirusak penonton usai laga Persija lawan Bali United dalam ajang Piala Presiden 2018. 

Penggantian

Sementara itu, Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) telah melakukan pengecekan mengenai kerusakan yang terjadi setelah laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung, Rabu (10/7/2019) kemarin.

Hasilnya, terdapat beberapa bagian di dalam maupun di luar kompleks Gelora Bung Karno yang mengalami kerusakan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X