Para Pahlawan Mudik 2019

Kompas.com - 04/06/2019, 23:27 WIB
Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto, memberikan keterangan pada sejumlah pekerja media usai pengamanan satu rombongan di kilometer 229 Tol Kanci ? Pejagan, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Rabu (22/5/2019). Polisi menemukan satu buah stik besi, pesan provokasi ajakan people power di alat komunikasi penumpang. Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHONKapolres Cirebon, AKBP Suhermanto, memberikan keterangan pada sejumlah pekerja media usai pengamanan satu rombongan di kilometer 229 Tol Kanci ? Pejagan, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Rabu (22/5/2019). Polisi menemukan satu buah stik besi, pesan provokasi ajakan people power di alat komunikasi penumpang.

Namun, berkat kerja ikhlas, selalu berdoa, dan semangat pelayanan, Raddy mampu melaluinya dengan baik.

Tantangan terberatnya saat menjalankan tugas di Tol Jakarta-Cikampek yang menjadi wilayah "kekuasannya" adalah menjaga emosi serta mempertahankan semangat kerja anggota timnya.

"Ini demi membangun energi positif, sehingga semua pengguna jalan tol terlayani dengan baik," imbuh ayah dua putri dan satu putra ini.

Kapolres Cirebon AKB Suhermanto

Sosoknya tak asing lagi bagi pewarta dalam setiap peristiwa mudik. Tak terkecuali penyelenggaraan tahun 2019 ini.

Suhermanto adalah "pimpinan" wilayah dengan titik krusial kemacetan paling tinggi untuk koridor Tol Trans-Jawa, Jalan Nasional Pantai Utara (Pantura), serta jalur-jalur lingkungan, yakni Kabupaten Cirebon.

"Wilayahnya memang sangat luas. Kami harus menjangkaunya mulai dari ibu kota kabupaten hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Semua infrastruktur yang dilintasi pemudik adalah ladang pelayanan kami," tutur Suhermanto.

tak mengherankan jika perangkat komunikasi pribadinya terus menerus berdering adalah demi memastikan strategi pengamanan mudik berlangsung sesuai dengan skenario.  

Serupa dengan Raddy, Suhermanto pun tak bisa meninggalkan tugas dan tanggung jawabnya hanya untuk menutup mata sejenak dan mengistirahatkan pikiran.

"Tidak bisa seperti itu. Ini adalah panggilan tugas. Kami harus siap, sedia, dan siaga," ucap dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X