Karyawan Bergaji UMR Bisa Punya Rumah, Simak Caranya...

Kompas.com - 25/01/2019, 15:30 WIB
Ilustrasi rumah. Kementerian PUPRIlustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com – Harga rumah naik setiap tahun. Sering kali angka kenaikannya tidak berbanding lurus dengan jumlah penghasilan seseorang.

Terlebih bagi karyawan yang memiliki gaji pas-pasan, termasuk mereka dengan penghasilan di kisaran upah minimum regional (UMR).

Tentu saja, peningkatan harga ini makin memberatkan keinginan untuk membeli rumah sesuai pendapatannya.

Namun, sebenarnya untuk Anda yang mempunyai penghasilan pas-pasan atau setara UMR masih bisa mewujudkan cita-cita mempunyai rumah idaman asalkan mengetahui caranya.

Baca juga: Milenial, Ini Cara Mudah Punya Rumah

Menurut Financial Trainer QM Financial Ligwina Hananto, orang yang bergaji UMR bisa menyisihkan sebesar 20 hingga 30 persen dari gaji bulanannya agar bisa digunakan untuk membayar down payment (DP) atau uang muka pembelian rumah.

Selain itu, jika ada bonus dan tunjangan hari raya (THR) yang diberikan dari perusahaan dalam waktu tertentu, sebaiknya disisihkan sebagian sebagai tambahan tabungan.

“Sisihkan 20 sampai 30 persen per bulan, plus kalau ada tambahan dari bonus dan THR,” ucap Ligwina kepada Kompas.com, Jumat (25/1/2018).

Sebagai ilustrasi, dia mencontohkan, karyawan dengan gaji Rp 3 juta per bulan. Bila harus menyisihkan minimal 20 persen dari gajinya, maka setiap bulan ada tabungan Rp 600.000. Kemudian, dikalikan 12 bulan atau selama setahun, hasilnya adalah Rp 7.200.000.

Jika ada bonus sebesar 50 persen dari gaji, maka ada tambahan Rp 1.500.000. Ditambah lagi pemberian THR yang juga sebesar 50 persen dari gaji, ada tambahan lagi Rp 1.500.000. Jadi total dana tambahannya sebanyak Rp 3 juta.

Ilustrasi kredit pemilikan rumah (KPR)THINKSTOCKS/SARINYAPINNGAM Ilustrasi kredit pemilikan rumah (KPR)
Lalu, tabungan Rp 7.200.000 ditambah Rp 3 juta tadi menghasilkan dana Rp 10.200.000. Selanjutnya, bila dikalikan tiga tahun berturut-turut, karyawan tersebut akan memiliki tabungan dengan jumlah total Rp 30.600.000.

Baca juga: Siasat Menarik Milenial Beli Rumah

Uang sebanyak itu sudah bisa digunakan untuk membayar uang muka KPR rumah dengan harga Rp 300 jutaan dengan ketentuan loan to value (LTV) 10 persen.

“Jadi dalam tiga tahun bisa mempunyai DP untuk membeli rumah,” imbuh Ligwina.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X