Kompas.com - 25/01/2019, 15:30 WIB
Ilustrasi rumah. Kementerian PUPRIlustrasi rumah.

Uang sebanyak itu sudah bisa digunakan untuk membayar uang muka KPR rumah dengan harga Rp 300 jutaan dengan ketentuan loan to value (LTV) 10 persen.

“Jadi dalam tiga tahun bisa mempunyai DP untuk membeli rumah,” imbuh Ligwina.

Selain skema tersebut, karyawan bergaji UMR juga bisa memanfaatkan program kepemilikan rumah yang ditawarkan oleh pemerintah.

Selama ini ada beberapa program yang dikeluarkan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, misalnya DP 0 persen.

“Ada program DP 0 persen dari pemerintah pusat untuk penghasilan Rp 4 juta sampai Rp 7 juta per bulan. Ada juga program perumahan dari BPJS Ketenagakerjaan,” lanjutnya.

Dia juga mencontohkan program rumah susun hak milik (rusunami) yang dihasilkan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ketika di bawah kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

“Kalau dulu di DKI ada rusunami yang bisa disewakan dengan harga sangat rendah, khusus untuk penghasilan terbatas. Itu zaman Pak Ahok, sekarang enggak tahu masih jalan atau enggak,” tambahnya.

Ligwina menambahkan, memiliki rumah itu artinya harus mampu membayar uang muka, pajak, angsuran, dan biaya pemeliharaannya.

Baca juga: Debitur KPR Milenial Melonjak, Pengembang Wajib Sajikan Data Valid

Maka dari itu, dia menyarankan, jika belum mampu membiayai semua keperluan itu, sebaiknya menyewa rumah atau indekos terlebih dahulu.

“Kalau belum mampu urus itu semua, ya menyewa dan kos dulu. Semua ya harus sesuai kemampuan. Kemampuan ini bisa dihitung,” lanjutnya.

Dia pun menganjurkan kepada orang yang sudah berumah tangga agar sebaiknya memiliki sumber penghasilan dari suami dan istri.

Dengan begitu, kemampuan keuangan keluarga akan lebih tinggi untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari dan memenuhi keperluan lain sesuai rencana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.