SMF Biayai 305 "Homestay" di Empat Destinasi Wisata Prioritas

Kompas.com - 21/01/2019, 16:15 WIB
Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo dalam konferensi pers kinerja di kantornya, Jakarta, Jumat (27/1/2017). Achmad FauziDirektur Utama SMF Ananta Wiyogo dalam konferensi pers kinerja di kantornya, Jakarta, Jumat (27/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun 2019, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF memastikan akan membiayai pembangunan 305 unit homestay di empat destinasi wisata prioritas yakni Borobudur (Jawa Tengah), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), dan Danau Toba (Sumatera Utara).

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menuturkan, pembiayaan homestay ini akan memudahkan masyarakat untuk membangun atau memperbaiki kamar rumah yang akan disewakan kembali kepada wisatawan.

"Dengan demikian, mereka mendapat penghasilan tambahan, sekaligus menciptakan lapangan kerja," kata Ananta, di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Baca juga: Meski Ekonomi Lesu, SMF Bidik Pendapatan 2019 Tetap Tumbuh

Program pembiayaan homestay  yang bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata ini, merupakan satu dari beberapa inisiatif SMF yang akan dijalankan tahun ini.

"Dalam penyalurannya, kami menggandeng badan usaha milik desa (BUMDes) sebagai lembaga penyalur dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis)," imbuh Ananta.

Inisiatif lainnya adalah Pembangunan Rumah di Daerah Kumuh di 32 kota. SMF akan bersinergi dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR melalui program kota tanpa kumuh (Kotaku) untuk turut serta mengatasi daerah kumuh melalui renovasi/pembangunan rumah.

Pembangunan rumah di daerah kumuh tersebut nantinya akan bekerja sama dengan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui ketersediaan rumah laik huni, serta menciptakan lingkungan rumah yang sehat.

Program lain yang juga akan diluncurkan oleh SMF pada tahun 2019 adalah Program KPR SMF Pasca Bencana yang ditujukan untuk membantu meringankan beban Pemerintah dalam merevitalisasi pemukiman masyarakat pasca bencana alam di Indonesia.

Baca juga: Bantu Korban Lombok, SMF Inisiasi KPR Paska Bencana

Untuk tahap awal, program ini ditujukan bagi 3.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdampak bencana alam di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X