Menurut Jokowi, Pendapatan Jembatan Suramadu Kecil

Kompas.com - 27/10/2018, 19:30 WIB
Sejumlah kendaraan melintasi Jalan Kedung Cowek, Surabaya, Jawa Timur, akses utama menuju Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu), Selasa (3/3).  Beroperasinya Jembatan Suramadu diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di kedua wilayah itu. RADITYA HELABUMISejumlah kendaraan melintasi Jalan Kedung Cowek, Surabaya, Jawa Timur, akses utama menuju Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu), Selasa (3/3). Beroperasinya Jembatan Suramadu diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di kedua wilayah itu.

Setelah itu pada 2016, pemerintah kembali merevisi kebijakan dengan memangkas tarif seluruh golongan hingga 50 persen.

Pada gilirannya, hal ini turut memangkas pemasukan pemerintah dari tarif yang berlaku.

"Awalnya Rp 200-an (miliar), tapi setelah sepeda motor kita bebaskan berkurang sedikit, terus saat tarif turun 50 persen, (pendapatan) ikut turun 50 persen, tahun ini sekitar Rp 100-an miliar," ungkap Herry.

Ia menambahkan, saat ini pemasukkan pemerintah dari pengoperasian jalan tol ini selama sembilan tahun terakhir baru mencapai Rp 1,5 triliun.

Baca juga: Setelah Gratis, Perawatan Tol Jembatan Suramadu Gunakan APBN

Adapun biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk pembangunannya mencapai Rp 5 triliun.

"Kalau tanya untung rugi tidak demikian. Karena jembatan tol ini dibangun untuk pengembangan wilayah, pengembangan Pulau Madura," ujarnya.

Sementara itu, AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk  Dwimawan Heru mengatakan, dari sisi lalu lintas harian, jumlah pengguna jalan yang melintasi Jembatan Suramadu dari tahun ke tahun terus naik.

"Dulu awalnya 11.000-an, sekarang 19.000-an," kata Heru.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X