Kompas.com - 22/10/2018, 21:35 WIB
Selasa (28/8/2018) dini hari pukul 00:00 WIB, Gerbang Tol Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akan mulai beroperasi. KOMPAS.com/-DEAN PAHREVISelasa (28/8/2018) dini hari pukul 00:00 WIB, Gerbang Tol Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akan mulai beroperasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Kabupaten Bekasi belakangan sedang populer dan menghias ruang-ruang publik.

Hal ini tak lepas dari operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin serta sejumlah oknum pejabat Pemkab Bekasi, dan petinggi Lippo Group Billy Sindoro terkait dugaan suap perizinan Meikarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, Kabupaten Bekasi merupakan salah satu kawasan destinasi investasi yang dianggap paling prospektif.

Baca juga: Kondisi Meikarta Terkini...

Tidak saja karena dilengkapi infrastruktur dan akses yang sangat memadai seperti Jalan Tol Jakarta-Cikampek, KRL Jakarta-Bekasi, dan sedang dibangun LRT Jabodebek, serta kereta cepat Jakarta-Bandung, melainkan potensi yang melekat pada wilayah ini.

Menurut Kepala Bidang Penanaman Modal dan Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi Muhammad Said, tahun ini saja ada 20 perusahaan yang menginvestasikan dananya untuk industri.

"Mereka berasal dari Korea, China, Jepang, Amerika, dan Inggris," kata Said kepada Kompas.com, Minggu (21/10/2018). 

Seperti apa potensi dan perkembangan wilayah Kabupaten Bekasi yang disebut sebagai lumbung industri Nasional?

Ilustrasi.www.shutterstock.com Ilustrasi.
Dalam beberapa hal, ada konsekuensi yang harus diterima akibat masifnya investasi di sektor industri. Konsekuensi itu, terjadinya penyusutan lahan basah pertanian, dan juga alih fungsi lahan zona ruang terbuka hijau (RTH).

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bekasi Tahun 2011-2031, wilayah ini memiliki total daratan seluas 127.388 hektar atau sekitar 1.273,88 kilometer persegi.

Berdasarkan perda tersebut, tata ruang Kabupaten Bekasi berdasarkan fungsi terbagi menjadi lima zonasi:

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.