5 Kota Paling Atraktif di Dunia

Kompas.com - 19/10/2018, 23:25 WIB
Ilustrasi kotaPIXABAY/Ichigo121212 Ilustrasi kota

KOMPAS.com - Tokyo dan Singapura meruapakan dua kota di Asia yang berada di urutan lima teratas dalam daftar terbaru keluaran Global Power City Index (GPCI) 2018.

Daftar ini mengevaluasi dan memberi peringkat bagi ibu kota di seluruh dunia. Pemeringkatan didasarkan pada kemampuan kota untuk menarik masyarakat dari segala penjuru.  

Hasil riset dan laporan ini disponsori oleh The Memorial Foundation's Institute for Urban Strategies. 

Urutan pertama ditempati oleh London, menyusul New York di urutan kedua. Sementara Tokyo bertengger di posisi ketiga. Sedangkan Kota Paris serta Singapura berada di urutan keempat dan kelima.

Baca juga: 5 Kota Pilihan Perusahaan Teknologi, Jakarta Ke-14

Kota-kota tersebut dinilai dari 70 indikator yang terbagi dalam enam kategori, yakni ekonomi, riset dan pengembangan, interaksi budaya, lingkungan, aksesibilitas, dan kelayakan.

Lima kota teratas dalam daftar ini tidak berubah dari tahun lalu, dimana London masih memegang posisi nomor wahid selama tujuh tahun berturut-turut.

Ibu kota Inggris ini mempertahankan posisi paling tinggi berkat skor mumpuni di kategori interaksi budaya.

Meski New York memiliki poin tertinggi dalam hal Ekonomi dan Riset serta Pengembangan, namun hal ini tidak mampu menaklukkan dominasi London.

Sedangkan Berlin yang berada di posisi kedelapan, meraih skor tertinggi di bidang kelayakan. Lebih lanjut, Stockholm menempati skor tertinggi dalah hal lingkungan. Ibu kota Swedia ini berada di peringkat ke-11.

Wisawatan yang berada di London Eye, sebuah ikon wisata di Kota London yang berputar di sisi Sungai Thames, menjadi saksi serangan teror yang terjadi di depan Gedung Parlemen Inggris, Rabu (22/3/2017).  JOEL FORD/ AFP Wisawatan yang berada di London Eye, sebuah ikon wisata di Kota London yang berputar di sisi Sungai Thames, menjadi saksi serangan teror yang terjadi di depan Gedung Parlemen Inggris, Rabu (22/3/2017).
Hasil riset ini juga menempatkan Amsterdam di posisi keenam mengalahkan Seoul. Sementara peringkat Beijing menurun dari 13 ke 23 pada tahun ini, karena penurunan skor di kategori aksesibiltas.

Sedangkan ranking Kota Shanghai terjun ke posisi 26 dari sebelumnya yang berada di peringkat 15. Hal ini disebabkan oleh penurunan di sektor Ekonomi.

Lebih lanjut, posisi Jakarta masih sama seperti tahun lalu, yakni berada di peringkat ke-41 dalam daftar ini.

Posisi Jakarta masih kalah dibanding dengan dua kota di Asia Tenggara lainnya, yaitu Bangkok dan Kuala Lumpur. Bangkok menempati posisi ke-36 sementara Kuala Lumpur berada di peringkat ke-32.

Dalam laporannya, Mori Memorial Foundation menulis, satu poin yang perlu menjadi perhatian adalah kota yang hanya memiliki kekuatan di satu sektor, cenderung turun dari peringkat sebelumnya. Sementara kota yang memiliki skor yang seimbang di beberapa sektor justru naik.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X